Filsafat Pohon Pisang dan Organisme Pesantren: Menelusuri Warisan Pemikiran KH. Mahrus Amin

Senin, 16 Februari 2026 - 14:11 WIB
loading...
A A A
Bukankah itu yang diajarkan oleh para pendiri pesantren? Mereka bekerja total, mengorbankan waktu, tenaga, bahkan air mata. Mereka tidak takut "mati" sebagai individu, karena mereka yakin bahwa tunas-tunas yang mereka tinggalkan akan terus tumbuh dan memberi manfaat jauh setelah mereka tiada.

Refleksi di Jardin Pesantren


Mentari sore semakin condong. Kami masih berdiri di kebun belakang, memandang pohon pisang itu. Seorang santri lewat, menyapa, lalu ikut memandang ke arah yang sama.

"Ust, kenapa ngelihatin pohon pisang?" tanyanya.

Saya tersenyum. "Lihat tunas-tunas di bawahnya. Suatu saat nanti, ketika kita sudah tidak ada, mereka yang akan melanjutkan."

Santri itu manggut-manggut, mungkin belum sepenuhnya paham. Tapi saya yakin, suatu hari nanti, ketika ia sudah menjadi alumni dan kembali ke pesantren, ia akan mengerti.

KH. Mahrus Amin mengajarkan kita bahwa hidup ini singkat. Yang terpenting bukan berapa lama kita hidup, tapi seberapa banyak manfaat yang kita tinggalkan. Dan yang lebih penting lagi, apakah kita sudah menyiapkan tunas-tunas yang akan melanjutkan manfaat itu setelah kita tiada .

Dalam Al-Qur'an, Allah menyebut pohon pisang sebagai salah satu nikmat surga . Mungkin karena di dalamnya tersimpan pelajaran tentang kebermanfaatan dan keberlanjutan. Dua hal yang juga menjadi inti dari organisme pesantren yang sejati.

Maka, selagi masih diberi kesempatan, mari kita belajar dari pohon pisang. Beri manfaat sebanyak-banyaknya. Dan sebelum "ditebang", pastikan sudah ada tunas-tunas baru yang siap tumbuh, menyebar, dan terus memberi manfaat bagi lingkungan sekelilingnya.

Karena pada akhirnya, keabadian bukan tentang berapa lama kita hidup. Tapi tentang seberapa banyak tunas yang kita tinggalkan.

Muhammad Irfanudin Kurniawan, penulis buku menjejaki Alam Filsafat, The Essence of Islamic Leadership, Dakwah Model Canvas dan Organisme Pesantren, serta artikel-artikel kepemimpinan dan organisasi pesantren.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Tangis Celine Evangelista...
Tangis Celine Evangelista saat Antar Jemima Guri ke Pesantren
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Rekomendasi
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Berita Terkini
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Gus Yaqut Segera Disidang...
Gus Yaqut Segera Disidang terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Penyidik Polri Datangi...
Penyidik Polri Datangi Gedung Pidsus Kejagung, Bawa Koper Besar
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved