Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi

Rabu, 01 Juli 2026 - 14:50 WIB
loading...
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Dosen Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta Muhammad Irfanudin Kurniawan. Foto/Istimewa.
A A A
Muhammad Irfanudin Kurniawan, Dosen Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta

Beberapa tahun lalu, dua kolega senior di kampus kami bertikai. Masalahnya sederhana: kurikulum baru. Yang satu ingin mempertahankan tradisi. Satunya lagi berteriak tentang inovasi. Teriak di sini bukan metafora. Suara mereka meninggi di sebuah rapat. Setelahnya? Tidak saling sapa. Berbulan-bulan.

Kami yang saat itu masih menjadi staf yunior hanya bisa diam. Lingkungan kerja yang tadinya hangat ikut membeku. Dua-duanya orang baik, cerdas, berilmu. Tapi terkunci ego masing-masing. Dari kejadian itu kami belajar satu hal: konflik di lembaga pendidikan Islam jauh lebih sering terjadi daripada yang berani kita laporkan dalam rapat pimpinan.

Kejadian itu memaksa kami membaca ulang hal-hal lama. Dua istilah yang dulu cuma numpang lewat di pelajaran fikih: sulhu dan islah. Dulu kita kira itu cuma istilah teknis untuk urusan jual beli atau sengketa waris. Ternyata tidak.

Bukan Sekadar Akad, Tapi Cara Pandang


Kita tidak akan memberi definisi yang terlalu rapi. Tapi intinya begini: sulhu itu proses mencari damai lewat perundingan, dan islah itu tujuan akhirnya—perbaikan hubungan yang tulus. Para ulama klasik menekankan, sulhu harus lahir dari kerelaan. Tidak boleh ada yang merasa dipaksa. Titik.

Lalu kita buka Al-Qur'an. Surah Al-Hujurat ayat 9. Allah bukan cuma bilang "damaikanlah". Ayat itu punya langkah yang lebih tegas. Kalau satu pihak zalim, benar-benar melanggar, mereka harus diluruskan dulu. Baru setelah mereka kembali ke jalan yang benar, islah dijalankan dengan adil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
Badan Hukum: Sistem...
Badan Hukum: Sistem Imun yang Sering Terlupakan
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Darunnajah Hadiri Halal...
Darunnajah Hadiri Halal Bihalal MUI 1447 H, Perkuat Ukhuwah dan Jajaki Kerja Sama Internasional
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved