Kongres X Permahi Satukan Dualisme Kepemimpinan
Kamis, 05 Februari 2026 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuturkan, berakhirnya kongres juga menjadi penanda berakhirnya seluruh perbedaan internal di tubuh organisasi. “Kongres telah selesai. Perbedaan kita sudahi. Hari ini kita kembali dalam satu barisan, satu identitas: Permahi,” ujarnya.
Mengusung tagline “Permahi Mendunia,” Azhar menyatakan komitmennya untuk bekerja keras membenahi organisasi, memperkuat konsolidasi internal, serta menegaskan peran cabang sebagai fondasi utama Permahi. “Saya siap bekerja keras untuk Permahi. Saya juga siap turun langsung ke cabang-cabang, menyapa kader, mendengar persoalan di bawah, dan bergerak bersama. Karena Permahi dibangun dari cabang, bukan hanya dari pusat,” imbuhnya.
Azhar berpendapat bahwa misi utama kepengurusannya adalah persatuan dan penyatuan organisasi, sekaligus mendorong Permahi agar semakin berdaya saing dan berpengaruh di berbagai level. “Misi utama kita adalah persatuan dan penyatuan. Bersama-sama kita perkuat solidaritas dan mendorong Permahi naik kelas—kuat di daerah, berpengaruh di tingkat nasional, dan siap melangkah ke level internasional. Inilah makna Permahi Mendunia,” katanya.
Menutup pidatonya, Azhar mengajak semua kader Permahi untuk berjalan seiring dan bekerja secara kolektif demi kemajuan organisasi. “Kalau rekan-rekan bekerja keras untuk Permahi, saya akan bekerja keras untuk Permahi. Mari kita berjalan bersama, bekerja bersama, dan ijtihad Permahi Mendunia!”
Mengusung tagline “Permahi Mendunia,” Azhar menyatakan komitmennya untuk bekerja keras membenahi organisasi, memperkuat konsolidasi internal, serta menegaskan peran cabang sebagai fondasi utama Permahi. “Saya siap bekerja keras untuk Permahi. Saya juga siap turun langsung ke cabang-cabang, menyapa kader, mendengar persoalan di bawah, dan bergerak bersama. Karena Permahi dibangun dari cabang, bukan hanya dari pusat,” imbuhnya.
Azhar berpendapat bahwa misi utama kepengurusannya adalah persatuan dan penyatuan organisasi, sekaligus mendorong Permahi agar semakin berdaya saing dan berpengaruh di berbagai level. “Misi utama kita adalah persatuan dan penyatuan. Bersama-sama kita perkuat solidaritas dan mendorong Permahi naik kelas—kuat di daerah, berpengaruh di tingkat nasional, dan siap melangkah ke level internasional. Inilah makna Permahi Mendunia,” katanya.
Menutup pidatonya, Azhar mengajak semua kader Permahi untuk berjalan seiring dan bekerja secara kolektif demi kemajuan organisasi. “Kalau rekan-rekan bekerja keras untuk Permahi, saya akan bekerja keras untuk Permahi. Mari kita berjalan bersama, bekerja bersama, dan ijtihad Permahi Mendunia!”
(rca)
Lihat Juga :