Kongres X Permahi Satukan Dualisme Kepemimpinan
Kamis, 05 Februari 2026 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Tercatat sebanyak 53 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Permahi se-Indonesia dalam kongres tersebut. Dari jumlah itu, 40 DPC hadir dan menggunakan hak suara secara sah dalam forum kongres.
Adapun pemilihan Ketua Umum DPN Permahi dilaksanakan melalui rangkaian sidang yang demokratis, terbuka, dan konstitusional. Dari hasil voting, Azhar Sidiq S (Cabang Jambi) memperoleh 24 suara, disusul Chairul Anwar (Alken) dari Cabang Ambon dengan 16 suara, sementara M. Pati Abdillah dari Cabang Jakarta Selatan tidak memperoleh suara.
Dengan perolehan suara mayoritas dari DPC yang hadir, Azhar Sidiq S secara sah terpilih sebagai Ketua Umum DPN Permahi periode 2026-2028. Terpilihnya Azhar Sidiq S menandai berakhirnya dualisme kepemimpinan dan menjadi awal babak baru Permahi yang lebih solid, inklusif, dan berorientasi pada persatuan organisasi.
Kepemimpinan ini lahir dari semangat rekonsiliasi, kebesaran jiwa, dan komitmen bersama seluruh elemen Permahi, dengan visi besar bertagline “Permahi Mendunia.” Azhar menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan kemenangan kolektif seluruh kader Permahi di Indonesia.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kemenangan ini bukan milik satu orang atau satu kelompok, melainkan kemenangan seluruh kader Permahi di Indonesia,” ujar Azhar dalam pidato perdananya.
Adapun pemilihan Ketua Umum DPN Permahi dilaksanakan melalui rangkaian sidang yang demokratis, terbuka, dan konstitusional. Dari hasil voting, Azhar Sidiq S (Cabang Jambi) memperoleh 24 suara, disusul Chairul Anwar (Alken) dari Cabang Ambon dengan 16 suara, sementara M. Pati Abdillah dari Cabang Jakarta Selatan tidak memperoleh suara.
Dengan perolehan suara mayoritas dari DPC yang hadir, Azhar Sidiq S secara sah terpilih sebagai Ketua Umum DPN Permahi periode 2026-2028. Terpilihnya Azhar Sidiq S menandai berakhirnya dualisme kepemimpinan dan menjadi awal babak baru Permahi yang lebih solid, inklusif, dan berorientasi pada persatuan organisasi.
Kepemimpinan ini lahir dari semangat rekonsiliasi, kebesaran jiwa, dan komitmen bersama seluruh elemen Permahi, dengan visi besar bertagline “Permahi Mendunia.” Azhar menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan kemenangan kolektif seluruh kader Permahi di Indonesia.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kemenangan ini bukan milik satu orang atau satu kelompok, melainkan kemenangan seluruh kader Permahi di Indonesia,” ujar Azhar dalam pidato perdananya.
Lihat Juga :