Negara Online, Produktivitas Jangan Offline

Senin, 22 Desember 2025 - 17:35 WIB
loading...
A A A
Dalam kondisi ini, digitalisasi seharusnya menjadi mesin produktivitas yang dapat meningkatkan efisiensi usaha, menciptakan pekerjaan berkualitas, dan memperluas mobilitas ekonomi. Namun, manfaat tersebut belum dirasakan luas. Teori dan bukti empiris menunjukkan akses internet saja tidak cukup.

Produktivitas meningkat ketika konektivitas berkecepatan tinggi tersedia secara luas, stabil, dan berkelanjutan. Dari susut pandang perusahaan adopsi broadband ultra cepat berkorelasi dengan peningkatan produktivitas, terutama disektor manufaktur dan jasa modern.

Wilayah dengan koneksi lambat tertinggal dalam adopsi teknologi, otomatisasi, dan integrasi rantai pasok. Akibatnya, digitalisasi Indonesia lebih mendorong konsumsi digital daripada produksi nilai tambah.

Ketertinggalan kualitas konektivitas berdampak langsung pada kinerja ekonomi nasional. Peningkatan kualitas broadband nasional berpotensi menambah pertumbuhan PDB hingga sekitar satu poin persentase dalam jangka menengah, dan jika kualitas tertahan, potensi itu hilang. APBN boleh membiayai transformasi digital, tetapi tanpa fondasi infrastruktur yang tepat, belanja tersebut menghasilkan pengganda ekonomi rendah, mahal secara fiskal, dan minim dampak produktivitas.

Masalah ini terkait erat dengan kerangka regulasi. UU Perlindungan Data Pribadi penting bagi kepercayaan digital, tetapi membutuhkan kepastian implementasi agar tidak menahan investasi. Program analog switch-off membuka peluang pelepasan spektrum 700 MHz dan percepatan 5G, namun alokasi spektrum yang mahal dan sempit m asih membatasi kapasitas jaringan.

Pasar broadband yang terkonsentrasi menahan persaingan, menjaga harga tinggi, dan memperlambat inovasi. Perizinan infrastruktur dan ketidakpastian tata kelola data juga menahan investasi pusat data dan layanan cloud. Upaya penataan seperti reformasi BAKTI, pengaturan tarif Palapa Ring, dan rencana spin-off jaringan fiber Telkom menunjukkan arah perubahan, tetapi dampaknya bergantung pada konsistensi kebijakan open access.

Dampak sosial-ekonomi digitalisasi makin terasa timpang. Pekerjaan digital bernilai tinggi terkonsentrasi di kota besar, terutama Jawa, sementara wilayah lain terserap ke sektor informal berupah rendah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Rekomendasi
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Hanura Bantah Punya...
Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi yang Beredar Hoaks
Kejagung Pelajari Bukti...
Kejagung Pelajari Bukti Terkait Pengajuan Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Sony Sonjaya Belum Ajukan...
Sony Sonjaya Belum Ajukan Permohonan Perlindungan Justice Collaborator ke LPSK
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved