Negara Online, Produktivitas Jangan Offline

Senin, 22 Desember 2025 - 17:35 WIB
loading...
Negara Online, Produktivitas...
Listya Endang Artiani, Ekonom Universitas Islam Indonesia. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Listya Endang Artiani
Ekonom Universitas Islam Indonesia

INTERNET meluas dan belanja digital membesar, tetapi tanpa reformasi infrastruktur dan regulasi, APBN 2026 berisiko gagal mendorong produktivitas dan memperkuat kelas menengah. APBN 2026 kembali menjanjikan pertumbuhan melalui digitalisasi sebagai pengungkit utama.

Belanja teknologi meningkat, layanan publik makin berbasis daring, dan negara tampil semakin online. Transformasi digital diposisikan sebagai jawaban atas tekanan ekonomi global dan stagnasi produktivitas. Namun di balik narasi optimistis itu, kontradiksi makin nyata yaitu produktivitas ekonomi tertahan, kualitas pekerjaan stagnan, dan kelas menengah semakin tertekan. Negara online, tetapi produktivitas masih offline.

Penetrasi internet Indonesia memang melonjak, pada 2025 lebih dari 80% penduduk atau sekitar 229 juta jiwa telah terkoneksi. Namun capaian kuantitatif ini belum berbanding lurus dengan dampak ekonomi.

Laporan Indonesia Economic Prospects Bank Dunia (2025) menyebut konektivitas Indonesia “luas tapi dangkal”, yaitu jaringan tulang punggung menjangkau hampir seluruh kabupaten, tetapi akses fiber ke desa terbatas, kualitas layanan tertinggal, dan kecepatan relatif rendah dibanding negara ASEAN sekelas. Internet hadir di banyak tempat, namun belum cukup cepat, stabil, dan terjangkau untuk menopang transformasi ekonomi produktif.

Stabilitas makroekonomi lima tahun terakhir kerap menutupi persoalan struktural rumah tangga dan pasar kerja. Pertumbuhan PDB sekitar 5% tidak sepenuhnya diterjemahkan menjadi kesejahteraan. Konsumsi rumah tangga melemah seiring kehati-hatian kelas menengah menghadapi stagnasi pendapatan dan kenaikan biaya hidup.

Di pasar tenaga kerja, pemulihan bersifat kuantitatif tetapi rapuh. Pekerjaan baru banyak tercipta di sektor berupah rendah dan informal, sementara pekerjaan bernilai tambah tinggi tumbuh terbatas. Upah riil pekerja menengah dan terampil tergerus, melemahkan peran kelas menengah sebagai penopang permintaan domestik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Kepabeanan, 1.600 Pengguna Jasa Ikuti Sosialisasi Dokap Online Bea Cukai Priok
Rekomendasi
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved