PPATK Temukan Transaksi Mencurigakan Bidang SDA di Sumatera

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:56 WIB
loading...
PPATK Temukan Transaksi...
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menemukan transaksi keuangan mencurigakan bidang SDA di wilayah Sumatera. Pada tahun 2024, perputaran transaksi mencapai Rp36 triliun dengan tindak pidananya Rp11 triliun. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menemukan transaksi keuangan mencurigakan bidang SDA di wilayah Sumatera. Pada tahun 2024, perputaran transaksi mencapai Rp36 triliun dengan tindak pidananya Rp11 triliun.

"Di wilayah Sumatera saja itu sebesar Rp36 triliun. Ini tahun 2024 saja, perputaran transaksinya Rp36 triliun terkait tindak pidananya Rp11 triliun," ujarnya, Selasa (16/12/2025).

Baca juga: PPATK: Transaksi Judi Online Januari-Maret Lebih dari Rp600 Triliun

Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah melakukan eksplorasi tentang database tersebut, yang mana temuan itu juga telah disampaikan ke aparat penegak hukum. Dari sektor SDA dan lingkungan atau kehutanan, terdapat banyak laporan transaksi keuangan mencurigakan di tahun 2021 hingga semester I 2024 secara nasional.

"Total perputaran dana dari register terkait kasus perkebunan sawit, batubara, emas, kehutanan, nikel, perkebunan sawit lagi, ada pertambangan, ada timah itu Rp1.767 triliun," ungkapnya.

Terdapat berbagai macam modus yang dilakukan para pelaku usaha di sektor SDA. Contohnya, pinjaman dari bank senilai Rp16 triliun sebagai modal investasi dan eksplorasi. Adapun dampak nyata masifnya transaksi itu berbanding lurus dengan masifnya kerusakan alam.

"Dari para pihak yang melakukan eksplorasi sumber daya alam, PPATK menemukan mereka mendapat dari satu bank saja mereka mendapatkan fasilitas pinjaman Rp16 triliun. Jadi ketika PPATK lihat amati transaksinya, dia mendapatkan kredit, dijadikan modal kerja investasi, lalu melakukan eksplorasi, kemudian uangnya lari keluar. Kalau data tadi kelihatan uangnya sampai lari sekitar Rp300 triliun dan ada memang masuk lagi dan itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan capital outflownya," ujar Ivan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Brigjen Pol Irhamni:...
Brigjen Pol Irhamni: Kolaborasi Aparat Penegak Hukum Jadi Kunci Jerat Mafia Lingkungan
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Rekomendasi
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Kemendikdasmen Siapkan...
Kemendikdasmen Siapkan Lulusan SMK Hadapi Era Robotika, Prospek Karier Menjanjikan
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved