Kemenkes Catat 84.734 Kasus DBD hingga September, Pulau Jawa Tertinggi
Selasa, 15 September 2020 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Ahli Infeksi Ingatkan Tujuh Tanda Bahaya DBD saat Pandemi Corona ).
"Tapi kalau kita lihat di tahun 2019 ini masih di atas ya 51,48 per 100.000 penduduk. Tapi kalau dilihat dari minggu ke-37 tahun 2020, mudah-mudahan nggak nambah lagi, berarti kita bisa mencapai 31,23 per 100.000, oleh karena itu perlu kita antisipasi," kata Didik.
Sementara, kasus penderita DBD yang meninggal di tahun ini tercatat sudah sebanyak 581 orang. "Sedangkan jumlah penderita yang meninggal naik turun-naik turun. Sempat menurun pada tahun 2018 tetapi meningkat lagi pada tahun 2019. Saat ini sudah malah mendekati tahun 2019 akhir tahun, padahal kita baru minggu ke-37, sebanyak 581," kata Didik.
"Sedangkan case fatality rate-nya terjadi penurunan, menurun tetapi ya mudah-mudahan nanti bisa menurun. Ini membuktikan bahwa pelayanan kesehatan sudah beroperasi dengan bagus."
"Tapi kalau kita lihat di tahun 2019 ini masih di atas ya 51,48 per 100.000 penduduk. Tapi kalau dilihat dari minggu ke-37 tahun 2020, mudah-mudahan nggak nambah lagi, berarti kita bisa mencapai 31,23 per 100.000, oleh karena itu perlu kita antisipasi," kata Didik.
Sementara, kasus penderita DBD yang meninggal di tahun ini tercatat sudah sebanyak 581 orang. "Sedangkan jumlah penderita yang meninggal naik turun-naik turun. Sempat menurun pada tahun 2018 tetapi meningkat lagi pada tahun 2019. Saat ini sudah malah mendekati tahun 2019 akhir tahun, padahal kita baru minggu ke-37, sebanyak 581," kata Didik.
"Sedangkan case fatality rate-nya terjadi penurunan, menurun tetapi ya mudah-mudahan nanti bisa menurun. Ini membuktikan bahwa pelayanan kesehatan sudah beroperasi dengan bagus."
(zik)
Lihat Juga :