Tagar #DukungUjiMateriUUPenyiaran Terus Bergema di Twitter

Senin, 14 September 2020 - 10:31 WIB
loading...
Tagar #DukungUjiMateriUUPenyiaran...
Mahkamah Konstitusi (MK) akan kembali menggelar sidang lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), Senin (14/9/2020). Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) akan kembali menggelar sidang lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran ( UU Penyiaran ), Senin (14/9/2020). Uji materi dimohonkan oleh stasiun televisi RCTI dan iNews.

Seiring bergulirnya lanjutan sidang ini, masyarakat Indonesia ramai-ramai menyampaikan dukungan. Melalui media sosial, warganet ( netizen ) menggemakan tagar #DukungUjiMateriUUPenyiaran. Masyarakat menilai uji materi ini sangat penting untuk melindungi bangsa, terutama dari ancaman konten-konten hoaks, SARA, pornografi, dan lainnya jika siaran berbasis internet tidak diatur.

Tagar #DukungUjiMateriUUPenyiaran menjadi trending topic Twitter nomor satu sejak Senin pukul 06.15 WIB hingga siang ini. Tagar itu antara lain dicuitkan akun Firman1.

(Baca juga: #DukungUjiMateriUUPenyiaran Jadi Trending Topic di Twitter ).

"Sejak awal pembahasan ini, gue sudah mendukung. #DukungUjiMateriUUPenyiaran," cuitnya.

Firman mengunggah kutipan anggota Komisi I DPR Dave Akbarsah Fikarno tentang pentingnya uji materi UU Penyiaran ini.

"Apa yang disebarkan di internet itu harus ada aturannya. Harus ada pager (pagar/batas)-nya. Pemerintah buatlah. Kokohkan dalam undang-undang," kata Dave.

(Baca juga: Uji Materi UU Penyiaran Dipandang Positif DPR ).

Dukungan atas uji materi UU Penyiaran Juga dilontarkan akun gajahkecil. Dia menyebut uji materi UU Penyiaran harus dilakukan Karena Indonesia merupakan negara hukum.

"Aku sih setuju banget, soalnya negara ini negara hukum, semua ada aturannya," kata dia.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Gantikan Anwar Usman,...
Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono Adi Resmi Jadi Hakim MK usai Ucap Sumpah
Respons KPK soal MK...
Respons KPK soal MK Putuskan Hanya BPK Berhak Hitung Kerugian Negara
Aturan Uang Pensiunan...
Aturan Uang Pensiunan DPR Inkonstitusional Bersyarat, MK: Bikin UU Baru
MK Nyatakan Gugatan...
MK Nyatakan Gugatan Roy Suryo dkk Soal KUHP dan UU ITE Tidak Jelas
MK Diminta Larang Keluarga...
MK Diminta Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres, PKS: Bagus juga untuk Pilkada
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Bukan Sekadar Cantik,...
Bukan Sekadar Cantik, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Surabaya Tunjukkan Kualitas dan Bakat
Jessica Janie Ungkap...
Jessica Janie Ungkap Kunci Lolos Miss Indonesia 2026, Jadi Diri Sendiri dan Jangan Menyerah
Rekomendasi
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved