Kepala BNN: Korban Penyalahgunaan Narkoba Direhabilitasi, Tidak Dipenjara

Senin, 13 Oktober 2025 - 22:40 WIB
loading...
Kepala BNN: Korban Penyalahgunaan...
Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto (kanan) membuat terobosan baru yakni korban penyalahgunaan narkoba sekarang bakal mengedepankan rehabilitasi daripada hukuman penjara. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto membuat terobosan baru yakni korban penyalahgunaan narkoba sekarang bakal mengedepankan rehabilitasi daripada hukuman penjara. Hal tersebut sebagai upaya pemerintah menekan angka korban penyalahgunaan narkoba.

Paradigma ini lebih mengutamakan prinsip kemanusiaan. Melalui prinsip ini juga negara hadir untuk menolong.

Baca juga: Bahayanya Jika Terpidana Kasus Narkoba Dipenjara, Bukan Direhabilitasi

"Rehabilitasi bukan hukuman melainkan jalan menuju kesembuhan. Negara hadir bukan untuk menghakimi, tapi untuk menolong," ujar Suyudi, Senin (13/10/2025).

Pendekatan kemanusiaan ini sejalan dengan kesadaran publik bahwa pecandu narkoba bukan semata-mata pelaku kejahatan. Lebih dari itu, mereka merupakan korban yang membutuhkan pertolongan medis dan sosial.

Menurut mantan Kapolda Banten itu, penyalahguna narkotika memiliki hak mendapatkan rehabilitasi agar sembuh. Hal ini tertuang dalam Pasal 54 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dia meminta masyarakat tidak takut melaporkan dirinya atau lingkungan yang terjerembab menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Langkah berani melaporkan justru menjadi penyelamat.

"Kami ingin masyarakat sadar, melapor untuk direhabilitasi tidak berarti akan dipenjara. Justru itu adalah langkah berani untuk menyelamatkan diri, keluarga, dan masa depan," ujar Suyudi.

Melalui pendekatan baru ini, BNN menempatkan aspek kemanusiaan dan pemulihan martabat manusia sebagai prioritas utama. Rehabilitasi dilakukan secara medis dan sosial untuk memastikan penyalahguna benar-benar pulih baik dari sisi fisik maupun psikologis.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dipecat Kasus Narkoba,...
Dipecat Kasus Narkoba, AKP Deky Tiba di Bareskrim dengan Tangan Terborgol
Diduga Perintahkan Ambil...
Diduga Perintahkan Ambil Paket Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar AKP Yohanes Terancam Dipecat
Mantan Kasat Narkoba...
Mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Resmi Dipecat, Langsung Dibawa ke Jakarta
Kapoksi Komisi III Fraksi...
Kapoksi Komisi III Fraksi Gerindra Apresiasi BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Rekomendasi
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Berita Terkini
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved