Revolusi Ruhani Polisi

Kamis, 09 Oktober 2025 - 16:55 WIB
loading...
A A A
Dari perspektif tasawuf sosial, tugas penegak hukum sejatinya adalah bentuk ibadah sosial — menegakkan keadilan, melindungi yang lemah, dan menjaga keseimbangan masyarakat. Maka, reformasi Polri tidak akan berhasil jika tidak menyentuh dimensi spiritual dari profesi itu sendiri.

Banyak penelitian mutakhir mendukung hal ini. Sebuah systematic review di Frontiers in Psychology (2024) menunjukkan bahwa pelatihan berbasis mindfulness dan emotional regulation menurunkan stres dan kekerasan dalam penegakan hukum. Artinya, polisi yang tenang jiwanya lebih efektif menegakkan hukum daripada yang agresif emosinya.

Begitu juga riset yang dikutip Police Chief Magazine (2022), bahwa emotional intelligence training meningkatkan kemampuan empati dan mengurangi pelanggaran etika di tubuh kepolisian di berbagai negara.
Jika di Barat, pembinaan EQ dan mindfulness policing menjadi tren baru, maka Indonesia sebenarnya memiliki modal lebih kaya: spiritualitas religius yang hidup di masyarakat — dari pesantren, tarekat, hingga nilai luhur Pancasila. Polri tinggal berani mengintegrasikan nilai-nilai itu dalam sistem pembinaan mental, bukan sebatas seremonial.

Tasawuf sosial mengajarkan tiga pilar: tazkiyatun nafs (pembersihan hati dari keserakahan dan ego), ihsan (kepekaan terhadap sesama), dan adab (etika dalam bertindak). Tiga hal ini jika dijalankan dengan konsisten, akan menumbuhkan polisi yang rendah hati, jujur, dan berwibawa karena kebaikannya, bukan karena senjatanya.

Dari Reformasi ke Revolusi Ruhani

Reformasi kelembagaan penting, tapi tak akan bermakna tanpa reformasi batin. Kita sudah punya regulasi lengkap: Undang-Undang Polri, kode etik, hingga program pendidikan moral. Tapi faktanya, kebocoran perilaku tetap ada — pungli, kekerasan, penyalahgunaan wewenang, kultur elitis. Itu tanda bahwa aturan belum menyentuh wilayah terdalam manusia: hati nurani.

Revolusi ruhani yang saya maksud bukan revolusi agama. Ini bukan soal ritual, tapi soal karakter. Ia adalah gerakan membangun moralitas melalui penyadaran diri, disiplin batin, dan penguatan makna profesi.

Ada beberapa langkah konkret: Pertama, integrasi pelatihan EQ-SQ dalam kurikulum rekrutmen dan pembinaan. Pelatihan kepolisian perlu mengasah pengendalian emosi, empati sosial, dan refleksi diri. Bukan sekadar keterampilan menembak atau strategi taktis.

Kedua, pemimpin sebagai teladan moral. Kultur institusi dibentuk oleh contoh. Reformasi gagal jika pimpinan hanya memberi perintah tanpa memberi teladan. Pemimpin yang berani meminta maaf dan mengakui salah akan menciptakan budaya moral yang menular.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Polri Beberkan 4 Modus...
Polri Beberkan 4 Modus Penyimpangan dalam Korupsi Pembiayaan Batu Bara, Kerugian Negara Capai Rp38,9 Miliar
4 Kombes Pol Promosi...
4 Kombes Pol Promosi Jabatan ke Lemdiklat Polri dan Pecah Bintang dalam Mutasi Terbaru, Ini Daftar Namanya
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Rekomendasi
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved