Revolusi Ruhani Polisi

Kamis, 09 Oktober 2025 - 16:55 WIB
loading...
Revolusi Ruhani Polisi
Budi Rahman Hakim, Ph.D, Dosen Tasawuf Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Foto/Istimewa
A A A
Budi Rahman Hakim, Ph.D
Dosen Tasawuf Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

REFORMASI Polri kembali jadi sorotan publik. Kasus demi kasus yang mencederai integritas aparat menegaskan bahwa reformasi struktural belum menyentuh akar masalah. Kita sudah melihat perubahan lambang, seragam, slogan, hingga digitalisasi sistem pengawasan. Tapi pertanyaannya: apakah itu cukup mengubah perilaku?

Reformasi yang hanya berhenti di level institusi dan aturan sering kali hanya menghasilkan perubahan kosmetik — indah di permukaan, tapi rapuh di dalam. Yang dibutuhkan Polri hari ini bukan sekadar reformasi administratif, melainkan revolusi ruhani: perubahan dari dalam diri, dari cara berpikir dan merasakan, bukan sekadar dari cara bertindak.

Polisi bukan sekadar penegak hukum, tapi penjaga moral publik. Di sinilah saya memandang bahwa kecerdasan emosional dan spiritual (ESQ) harus menjadi inti reformasi Polri. Karena hukum tidak bisa ditegakkan oleh tangan yang kaku, melainkan oleh hati yang peka.

Baca Juga: Reformasi Polri, Terealisasi atau Sekadar Janji?

Daniel Goleman, pakar psikologi sosial yang memperkenalkan konsep emotional intelligence (EQ), menegaskan bahwa keberhasilan seseorang dalam dunia kerja tidak ditentukan IQ, tapi oleh kemampuan mengelola emosi, empati, dan kesadaran diri. EQ memungkinkan seseorang memahami situasi sosial, menahan reaksi destruktif, dan berkomunikasi dengan manusiawi.
Dalam konteks kepolisian, EQ berarti kemampuan untuk menegakkan hukum dengan nurani, mengedepankan dialog dibanding kekerasan, serta memiliki kesabaran untuk mendengar sebelum menindak. Polisi dengan EQ tinggi tidak mudah tersulut ego kuasa, tapi mampu menimbang rasa.

Polisi dan Kecerdasan Ruhani

Namun, EQ saja tidak cukup. Polisi juga membutuhkan kecerdasan ruhani — atau spiritual intelligence (SQ) — yakni kemampuan menemukan makna di balik tugas, menjadikan pekerjaan sebagai pengabdian, bukan semata profesi.

Psikiater Viktor Frankl dalam bukunya Man’s Search for Meaning menulis: manusia akan sanggup menanggung penderitaan apa pun selama ia memiliki makna yang dihayati. Makna memberi arah, bahkan di tengah tekanan dan godaan. Itulah dimensi ruhani yang saya maksud: kesadaran batin bahwa menjadi polisi berarti melayani kehidupan, bukan menguasainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Polri Beberkan 4 Modus...
Polri Beberkan 4 Modus Penyimpangan dalam Korupsi Pembiayaan Batu Bara, Kerugian Negara Capai Rp38,9 Miliar
4 Kombes Pol Promosi...
4 Kombes Pol Promosi Jabatan ke Lemdiklat Polri dan Pecah Bintang dalam Mutasi Terbaru, Ini Daftar Namanya
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Rekomendasi
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Berita Terkini
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved