Harmonisasi Kebijakan Ekonomi Nasional

Senin, 22 September 2025 - 19:06 WIB
loading...
A A A
Saat ini, data menunjukkan bahwa hingga semester I 2025, Bank Indonesia dan OJK mencatat undisbursed loan atau kredit yang telah disetujui namun belum dicairkan mencapai sekitar Rp2.300 triliun. Hal tersebut menunjukkan adanya celah yang cukup besar antara proses administrasi persetujuan kredit dengan realisasi pencairan di lapangan.

Celah ini semakin mengemuka ketika BI melaporkan bahwa per September 2025 nilai undisbursed loan tersebut sudah mencapai 22,71% dari total plafon kredit perbankan, dengan kenaikan tahunan sebesar 9,5% per Juni 2025.

Kondisi ini tidak hanya mencerminkan kelemahan dari sisi penawaran perbankan yang cenderung berhati-hati untuk menjaga kualitas aset, tetapi juga lemahnya permintaan dari pelaku usaha yang masih bersikap konservatif akibat ketidakpastian ekonomi global dan prospek pasar domestik yang belum sepenuhnya pulih.

Artinya, meskipun likuiditas dalam sistem perbankan relatif longgar, dana tersebut tidak segera termanfaatkan secara produktif, sehingga multiplier effect kredit terhadap pertumbuhan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan akselerasi ekonomi nasional masih tertahan.

Dalam mengatasi hambatan penyaluran kredit yang masih tinggi, diperlukan dukungan kebijakan yang lebih terarah dan menyentuh aspek struktural. Pemberian insentif fiskal, seperti subsidi bunga atau keringanan pajak bagi sektor prioritas, dapat mendorong permintaan kredit sekaligus mengurangi beban debitur.

Di sisi lain, skema jaminan kredit bagi UMKM juga akan memperkuat kepercayaan perbankan karena risiko gagal bayar sebagian ditanggung pemerintah, sehingga bank lebih berani mempercepat pencairan. Begitu juga hambatan administratif perlu dikurangi melalui penyederhanaan persyaratan dokumen agar proses verifikasi tidak memakan waktu lama, tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian.

Lebih jauh, percepatan digitalisasi proses kredit melalui integrasi sistem informasi, dan penggunaan credit scoring berbasis data alternatif juga akan meningkatkan efisiensi, transparansi, serta memperluas akses pembiayaan ke kelompok usaha yang selama ini kurang terlayani.

Reformasi menyeluruh tersebut tidak hanya berfungsi memperbaiki kepercayaan perbankan terhadap debitur, tetapi juga menumbuhkan keyakinan dunia usaha untuk segera merealisasikan pinjaman, sehingga likuiditas yang tersedia benar-benar berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Sinergi Kebijakan Ekonomi
Dalam kerangka pembangunan ekonomi nasional, dukungan kebijakan lintas lembaga pun menjadi sangat krusial. Kementerian Keuangan tidak dapat bekerja sendiri tanpa sinergi dengan institusi lain, seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ketenagakerjaan, Bank Indonesia, dan OJK.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Berita Terkini
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved