Aliansi Mahasiswa Serukan Perdamaian Pascakerusuhan Agustus 2025
Sabtu, 06 September 2025 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
“Kerusuhan Agustus lalu menunjukkan adanya pihak-pihak yang menunggangi aspirasi rakyat. Mahasiswa PTNU melihat ini sebagai tantangan untuk menjaga gerakan tetap murni, fokus pada kepentingan masyarakat, dan menegakkan demokrasi tanpa kekerasan,” tegas Baha.
Setelah sesi diskusi, acara dilanjutkan dengan doa lintas iman yang dipimpin oleh ustaz dan pendeta bersama seluruh peserta. Puncak acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Perdamaian Gedung Joang 45, yang menegaskan sikap menolak kekerasan, menjaga persatuan bangsa, belajar dari tragedi Agustus 2025, serta mendukung pemerintah menindak tegas para pelaku kerusuhan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa menegaskan perannya sebagai agen perdamaian yang mendorong dialog konstruktif, memperkuat toleransi, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Setelah sesi diskusi, acara dilanjutkan dengan doa lintas iman yang dipimpin oleh ustaz dan pendeta bersama seluruh peserta. Puncak acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Perdamaian Gedung Joang 45, yang menegaskan sikap menolak kekerasan, menjaga persatuan bangsa, belajar dari tragedi Agustus 2025, serta mendukung pemerintah menindak tegas para pelaku kerusuhan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa menegaskan perannya sebagai agen perdamaian yang mendorong dialog konstruktif, memperkuat toleransi, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(rca)
Lihat Juga :