Kenapa Harga Beras Tidak Juga Turun?

Kamis, 21 Agustus 2025 - 10:58 WIB
loading...
A A A
Ketika harga beras di pasar terus naik itu berarti pasar "lapar" beras. Boleh saja ada yang berspekulasi kenaikan beras terjadi karena ulah spekulan mengeruk untung di tengah penderitaan konsumen. Akan tetapi, di saat Satgas Pangan intens jadi polisi ekonomi, memeriksa gudang pedagang dan penggilingan padi serta masuk pasar, aksi spekulasi tak ubahnya bunuh diri. Bukankah saat ini pedagang dan penggilingan diselimuti ketakutan sehingga memilih berhenti beroperasi ketimbang berperkara?

Ketika aliran beras ke pasar dari pedagang dan penggilingan terbatas, seharusnya ini bisa digantikan oleh operasi pasar SPHP BULOG. Masalahnya, operasi pasar bukan saja terlambat tetapi juga tidak mengalir deras. Ini terjadi, seperti ulasan pada 27 Juli 2025 berjudul "Penyaluran Beras BULOG: Kalau Bisa Dipersulit Mengapa Dipermudah", lantaran skema penyaluran SPHP tahun ini diperketat. Agar tidak diselewengkan.

Kedua, BULOG masih menyerap gabah/beras produksi petani. Penyerapan gabah/beras harian memang melambat. Namun, kala BULOG masih terus masuk ke pasar hal itu membuat perebutan gabah berlangsung sengit. Bermitra dengan penggilingan padi melalui skema maklun hampir dipastikan mitra BULOG selalu menang. Meskipun harga gabah tinggi, mencapai Rp8.000/kg, lewat "otak-atik" rendemen penyerapan tetap bisa dilakukan.

Dalam konteks stabilisasi harga di tingkat produsen, secara teori BULOG adalah pembeli terakhir (buyer the last resort). Kalau harga gabah di atas harga pembelian pemerintah (HPP) berarti pasar telah bekerja dengan baik. Semua gabah terserap dan petani terlindungi dari kerugian. BULOG tidak perlu masuk ke pasar. Kalau BULOG tetap berburu gabah di pasar harga akan naik. Situasi akan runyam. Kalau harga jatuh di bawah HPP, saat ini ditetapkan Rp6.500/kg gabah, BULOG masuk jadi penyelamat.

Ketiga, surplus produksi menurun. Ini terkait pola produksi padi yang musiman. Seperti pola puluhan tahun lalu, produksi di musim gadu (Juni-September) mulai menurun. Produksi lebih rendah dari musim panen raya (Februari-Mei). Surplus produksi turun. Merujuk Kerangka Sampel Area BPS amatan Juni 2025, surplus beras Juli, Agustus, dan September ditaksir masing-masing 0,22 juta ton, 0,48 juta ton, dan 0,56 juta ton. Surplus ini lebih rendah dari Maret (2,64 juta ton) dan April (2,64 juta ton). Ketika suprlus mengecil persaingan membeli gabah akan sengit.

Ujung dari tiga kondisi di atas, harga gabah di pasar akan tetap tinggi. Ketika harga gabah tinggi, harga beras juga akan tetap tinggi. Tiga penyebab ini saling terkait dan saling memperkuat. Agar salah urus ini tidak semakin berlarut-larut dan harga beras tidak terus merongrong dompet warga, setidaknya perlu tiga langkah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Urgensi Cadangan Beras...
Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Mini Soccer Bulog Perkuat...
Mini Soccer Bulog Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Stakeholder
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Rekomendasi
90 Menit yang Bisa Mengubah...
90 Menit yang Bisa Mengubah Takdir Lamine Yamal Jadi Legenda
Spanyol 2010 vs 2026:...
Spanyol 2010 vs 2026: Dari Tiki-Taka Menuju Era Baru La Furia Roja
Seluruh Member NCT 127...
Seluruh Member NCT 127 Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment, Fans Lega
Berita Terkini
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
KPK Sita Uang-Perhiasan...
KPK Sita Uang-Perhiasan usai Geledah Rumah Dinas Bupati dan Kantor Dinas Kabupaten Sukoharjo
TKBM Pelabuhan Ungkap...
TKBM Pelabuhan Ungkap Platform Digital Dermaga Atasi Masalah Bongkar Muat
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved