PBB dan Bayang-bayang Pajak Kolonial

Kamis, 14 Agustus 2025 - 06:30 WIB
loading...
A A A
Praktik global menunjukkan ada jalan lain. Inggris membebaskan lahan pertanian dari pajak properti, sementara lahan komersial dikenai Business Rates. Di beberapa negara bagian AS, ada Homestead Exemption yang membebaskan rumah utama hingga batas tertentu untuk melindungi warga berpenghasilan rendah.

Australia mengenakan tarif lebih tinggi untuk lahan kosong sebagai disinsentif spekulasi. Prinsipnya sama: beban pajak harus proporsional dengan kemampuan bayar dan manfaat yang diterima.

Indonesia bisa belajar. PBB seharusnya menargetkan lahan bernilai komersial tinggi atau yang digunakan untuk spekulasi, sementara lahan pertanian kecil, rumah sederhana, dan properti milik kelompok rentan dibebaskan.

Penetapan NJOP harus transparan, melibatkan publik, dan mempertimbangkan dampak sosial-ekonomi. Yang lebih penting, pendapatan PBB harus diarahkan ke proyek yang manfaatnya langsung dirasakan warga.

Selama PBB dipungut tanpa memastikan manfaat publik yang jelas, ia akan tetap menjadi instrumen fiskal dengan sifat ekstraktif kolonial. Pajak yang idealnya menjadi simbol kontrak sosial justru berpotensi menjadi sumber ketegangan antara pemerintah dan rakyat.

Demonstrasi di Pati adalah peringatan bahwa legitimasi pajak lahir bukan dari hak memungut, melainkan dari kepercayaan bahwa setiap rupiah akan kembali dalam bentuk nyata.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
KPK Geledah Rumah Mantan...
KPK Geledah Rumah Mantan Pj Sekda Pati Terkait Kasus Pemerasan Sudewo
KPK Telusuri Uang Bupati...
KPK Telusuri Uang Bupati Pati Sudewo yang Keluar Masuk di Koperasi ABS
Rekomendasi
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Berita Terkini
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved