Remang-remang Danantara

Sabtu, 22 Februari 2025 - 20:33 WIB
loading...
A A A
Deloitte, dalam Eminence Series (2016), mengidentifikasi tiga model utama superholding yang relevan bagi Danantara. Pure Holding Company berfokus pada kepemilikan saham tanpa keterlibatan operasional.

Mixed Holding Company menggabungkan kepemilikan saham dengan keterlibatan operasional dan memerlukan struktur manajemen yang solid. Conglomerate Holding Company menekankan diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko spesifik sektor, tetapi berpotensi kehilangan fokus strategis.

Deloitte juga menyatakan, ada lagi empat model dalam struktur bisnis superholding: holding company (desentralisasi penuh), strategic guidance (panduan strategis dan target keuangan), strategic control (kontrol lebih besar perusahaan induk), dan integrated operating company (pengelolaan terpusat, berisiko menurunkan inovasi). Akan seperti apa Danantara sebagai superholding? PP tadi mestinya bisa memberi jawaban.

Penting juga mengatur mekanisme service delivery untuk menyelaraskan proses, teknologi, dan sumber daya guna memastikan efisiensi dan konsistensi kinerja organisasi. Aktivitas service delivery merujuk pada bagaimana pekerjaan pendukung seperti akuntansi, keuangan, sumber daya manusia, teknologi informasi, logistik, hukum, satpam, dan lainnya disediakan dan dikelola. Bisa saja, layanan-layanan ini disediakan terpusat oleh holding (centralized) atau didistribusikan ke unit (decentralized). Yang jelas, jika tidak diatur, ini bisa menjadi celah untuk "bermain".

Indonesia memiliki peluang untuk membangun SWF yang kredibel dan berdaya saing tinggi selama Pemerintah mampu menyusun regulasi yang bisa menjawab semua tantangan tadi. Sebaliknya, jika regulasi memberi celah bagi intervensi politik, maka itu dapat merusak tujuan Danantara.

Padahal, terus terang saja, risiko terbesar Danantara adalah intervensi politik yang dominan di Indonesia. Urusan ini dapat menciptakan ketidakseimbangan antara tujuan ekonomi dan non-ekonomi.

Makanya, pemisahan tegas antara ekonomi dan non-ekonomi, utamanya politik, menjadi penting. Sistem rekrutmen pengelola Danantara harus benar-benar memastikan orang yang tepat dalam posisi yang tepat. Bukan yang punya beking politik belaka. Dengan begitu mereka bisa membuat keputusan profesional dan independen, tanpa pengaruh politik.

Pisahkan fungsi pemerintah dan pengelola SWF serta pastikan bahwa posisi-posisi penting diisi mereka yang kompeten, bukan subordinasi politik. Hanya dengan cara ini Danantara tidak jatuh ke tangan yang salah, lalu disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, politisasi, dan korupsi. Namun, untuk saat ini, pastikan proses penyusunan aturan turunan dan rekrutmen Danantara berjalan secara transparan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Rekomendasi
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Berita Terkini
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved