Menaker Persilakan Publik Kritisi Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Jum'at, 21 Februari 2020 - 08:45 WIB
Menaker Persilakan Publik...
Menaker Persilakan Publik Kritisi Omnibus Law RUU Cipta Kerja
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah menyerahkan draf Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) ke DPR sejak 12 Februari 2020 lalu.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Ida Fauziyah mempersilakan publik untuk mengakses dan membahas isi RUU tersebut melalui berbagai media.

"Input dan pandangan masyarakat yang mendukung atau menolak bisa mewarnai proses ini. Memang beginilah demokrasi," tutur Ida Fauziyah yang juga Menteri Ketenagakerjaan di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Menyangkut sikap PKB terhadap Omnibus Law RUU Ciptaker ini, Ida Fauziyah menyatakan PKB mendukung setiap upaya terobosan untuk mempercepat penciptaan lapangan kerja. "Konstituen kami rata-rata adalah petani dan pemilik usaha kecil di desa dan perkotaan. RUU ini menyediakan perlindungan dan penguatan bagi UMKM, baik dari segi permodalan, akses kredit, pemasaran, sampai pelatihan. Akan baik sekali bila ada UU yang bisa mempermudah itu semua," katanya.

Sebagai bagian dari partai pendukung pemerintah, lanjut Ida Fauziyah, PKB akan mendorong agar anggota Fraksi PKB di DPR membantu menyempurnakan RUU ini agar betul-betul hasilnya nanti bisa bermanfaat bagi rakyat. "RUU Cipta Kerja ini merupakan bagian terpenting dari upaya pemerintah untuk menggerakkan sektor usaha agar dapat lebih maksimal menyerap tenaga kerja," tuturnya.

Menurutnya, RUU Ciptaker sebagai upaya pemerintah menyerap tenaga kerja di Indonesia. Pemerintah dan DPR masih membuka ruang dialog seluas-luasnya untuk membahas pasal-pasal ketenagakerjaan dalam RUU tersebut. “Saya mohon kepada teman-teman ayo ruang dialog dibuka,” kata politikus senior PKB ini.
(cip)
Berita Terkait
Pemerintah Segera Kirim...
Pemerintah Segera Kirim Perwakilan untuk Panja RUU Cipta Kerja
DPR Terus Kritisi 5...
DPR Terus Kritisi 5 Kementerian Pakai Rekening Pribadi Kelola APBN
Pemerintah-DPR Didesak...
Pemerintah-DPR Didesak Fokus Atasi Corona Ketimbang Bahas Omnibus Law
Pengamat Sebut Sejumlah...
Pengamat Sebut Sejumlah Pasal Omnibus Law Ciptaker Merugikan Buruh
KRPI Bakal Tempuh Jalur...
KRPI Bakal Tempuh Jalur Hukum Jika RUU Cipta Kerja Tetap Disahkan Jadi UU
#JegalSampaiGagal Trending...
#JegalSampaiGagal Trending Topic, Netizen Tolak RUU Omnibus Law Ciptaker
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved