Angkat Kesejahteraan Petani, Kemnaker Kucurkan Bantuan Padat Karya
Rabu, 21 Oktober 2020 - 12:14 WIB
loading...
Manaker Ida Fauziyah menyerahkan bantuan program Padat Karya kepada 25 kelompok tani di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (1/9/2020). Foto/Dok. Kemnaker
A
A
A
MAGELANG - Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) mengucurkan bantuan program Padat Karya kepada 25 kelompok tani. Mereka ini tergabung dalam Paguyuban Pertanian Merbabu. Bantuan diserahkan langsung Menaker, Ida Fauziyah di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (1/9/2020).
Bantuan ini untuk membantu petani dan pekerja tani menghadapi dinamika masa pandemi Covid-19 . Ida mengatakan, program Padat Karya bertujuan menciptakan lapangan kerja melalui kegiatan pemberdayaan dan berkelanjutan sehingga mampu menekan angka pengangguran dan setengah penganggur. (Baca juga: Buka Penempatan Pekerja Migran, RI Bisa Kantongi Devisa Rp3,8 T)
Ia berharap program ini bisa menyentuh langsung kebutuhan publik sehingga bisa memberikan peningkatan produksi pertanian, pengentasan kemiskinan, dan penyediaan lapangan kerja.
"Program padat karya ini selain menyejahterakan petani juga bisa menjadi dorongan dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional," kata Ida. (Baca juga: Orang Nganggur dan Miskin Makin Banyak, Program Padat Karya Tunai Jadi Andalan)
Data Kemnaker dan BPJAMSOSTEK menyebutkan, periode April-27 Mei 2020, sebanyak 1.757.464 pekerja formal dan informal terdampak Covid-19. Mereka sangat membutuhkan bantuan stimulan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.
Bantuan ini untuk membantu petani dan pekerja tani menghadapi dinamika masa pandemi Covid-19 . Ida mengatakan, program Padat Karya bertujuan menciptakan lapangan kerja melalui kegiatan pemberdayaan dan berkelanjutan sehingga mampu menekan angka pengangguran dan setengah penganggur. (Baca juga: Buka Penempatan Pekerja Migran, RI Bisa Kantongi Devisa Rp3,8 T)
Ia berharap program ini bisa menyentuh langsung kebutuhan publik sehingga bisa memberikan peningkatan produksi pertanian, pengentasan kemiskinan, dan penyediaan lapangan kerja.
"Program padat karya ini selain menyejahterakan petani juga bisa menjadi dorongan dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional," kata Ida. (Baca juga: Orang Nganggur dan Miskin Makin Banyak, Program Padat Karya Tunai Jadi Andalan)
Data Kemnaker dan BPJAMSOSTEK menyebutkan, periode April-27 Mei 2020, sebanyak 1.757.464 pekerja formal dan informal terdampak Covid-19. Mereka sangat membutuhkan bantuan stimulan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.
Lihat Juga :