KPAI Sebut Indonesia Darurat Filisida, Tercatat 60 Kasus Orang Tua Bunuh Anak Sepanjang 2024
Senin, 13 Januari 2025 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap motif keji pasangan suami-istri (pasutri) berinisial AZR (19) dan SD (24) yang nekat menganiaya anak kandung berinisial RMR (3 tahun 9 bulan) hingga ditemukan tewas di sebuah ruko kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan motif didasari kedua pelaku emosi atas perbuatan korban yang muntah di teras sebuah minimarket tempat biasa mencari nafkah dengan 'mengemis'.
Baca juga: Kronologi Pasutri Muda Habisi Nyawa Anak Kandung di Tambun Bekasi
"Kami sampaikan bahwa motif dari pada para pelaku melakukan perbuatan, yaitu para tersangka melakukan tindak pidana tersebut karena kesal atau emosi terhadap korban," kata Wira saat rilis kasus di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (13/1/2025).
"Emosi dan kekesalan tersebut disebabkan karena tersangka ditegur oleh karyawan di sebuah minimarket karena korban muntah di teras minimarket. Dimana lokasi minimarket tersebut lokasi yang setiap hari para tersangka melakukan aktivitas meminta atau mengemis di lokasi minimarket tersebut," katanya.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan motif didasari kedua pelaku emosi atas perbuatan korban yang muntah di teras sebuah minimarket tempat biasa mencari nafkah dengan 'mengemis'.
Baca juga: Kronologi Pasutri Muda Habisi Nyawa Anak Kandung di Tambun Bekasi
"Kami sampaikan bahwa motif dari pada para pelaku melakukan perbuatan, yaitu para tersangka melakukan tindak pidana tersebut karena kesal atau emosi terhadap korban," kata Wira saat rilis kasus di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (13/1/2025).
"Emosi dan kekesalan tersebut disebabkan karena tersangka ditegur oleh karyawan di sebuah minimarket karena korban muntah di teras minimarket. Dimana lokasi minimarket tersebut lokasi yang setiap hari para tersangka melakukan aktivitas meminta atau mengemis di lokasi minimarket tersebut," katanya.
(abd)
Lihat Juga :