Positif Corona Makin Banyak, Masyarakat Harus Disiplin Protokol Kesehatan

Selasa, 01 September 2020 - 10:48 WIB
loading...
Positif Corona Makin...
Jumlah orang terpapar Corona makin banyak. Hal tersebut akan menambah fasilitas kesehatan dan tenaga medis. Bahkan sudah 102 dokter dan 70 perawat meninggal. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jumlah orang terpapar virus Corona (Covid-19) semakin banyak. Hal tersebut akan menambah fasilitas kesehatan dan tenaga medis. Bahkan bukan tidak mungkin, dokter dan perawat, akan kewalahan menangani pasien Covid-19

(Baca juga: 100 Dokter Wafat, Reisa Broto Asmoro Ingatkan Pandemi Belum Tamat)

Sampai dengan hari ini, sudah ada 102 dokter dan 70 perawat meninggal dunia akibat Covid-19. Ini alarm buat semua orang di negeri ini agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Pemerintah diminta membuat kebijakan yang komprehensif dan gerakan besar untuk mencegah penularan virus Sars Cov-II.

(Baca juga: Pemeriksaan Covid-19 di RI Hanya 46,85% dari Standar WHO)

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif fadillah mengatakan penularan utama virus ini melalui droplet. Maka, masyarakat harus menjalankan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).

"Bila ini dijadikan gerakan semesta, saya usul ini Bapak Presiden (langsung), jadi seluruh komponen bergerak. Hari ini belum sehingga kita seolah-olah tidak serius menghadapi ini," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Senin malam (31/8/2020).

Harif menilai masyarakat sekarang terlihat biasa-biasa saja ketika beraktivitas di luar rumah. Di daerah penyangga DKI Jakarta, menurutnya, seperti tidak terjadi apa-apa. Padahal, sekitar 40-60 persen masyarakat bekerja di DKI Jakarta.

Di sisi lain, DKI Jakarta merupakan episentrum utama penyebaran virus Sars Cov-II. Pada Minggu (30/8/2020), jumlah kasus positif di ibu kota mencapai 1.094 orang.

"Kalau DKI menjadi episentrum dengan kasus per hari lebih dari 500 orang, bukan tidak mungkin diperiksanya di laboratorium DKI Jakarta. Padahal mereka tinggalnya di Jabar. Itu potensi (penularan) bagi lingkungan rumahnya," jelas Harif.

Sementera itu, Kasatgas Penanganan Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban mengatakan masyarakat sebenarnya sudah mengetahui cara-cara pencegahan penularan virus Sars Cov-II.

Sosialisasi dari pemerintah mengenai larangan keluar rumah jika tak penting, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, sudah menggaung sejak awal Covid-19 merebak di Indonesia pada awal Maret lalu.

Zubairi menerangkan pencegahan penyebaran Covid-19 pernah berhasil pada awal pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Saat itu, rumah sakit sakit banyak penuh karena yang tanpa gejala pun dirawat. Sekarang yang tanpa gejala diminta isolasi mandiri karena rumah sakit rujukan penuh.

"Kondisi sekarang jauh lebih buruk dibandingkan dulu. Kita pernah berhasil waktu mau lebaran. Kendaraan yang mau keluar Jakarta, langsung diputar balik. Artinya, PSBB penuh. Kalau enggak mau lockdown ya PSBB lagi," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Pentingnya Taiwan Menghadapi...
Pentingnya Taiwan Menghadapi Pandemi di Masa Depan
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Cegah Lonjakan Kasus...
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Partai Perindo Minta Pemerintah Gencarkan Vaksin dan Prokes
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Desak Made dan Veddriq...
Desak Made dan Veddriq Leonardo Kawinkan Emas Indonesia di World Climbing Chamonix 2026
Semifinal Piala Dunia...
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris Tantang Argentina, Siapa Menang?
Argentina Bentrok Inggris...
Argentina Bentrok Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Boyamin Saiman Dukung...
Boyamin Saiman Dukung Kasus Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Diambil Kejagung: Tak Ada Lagi Kesan Saling Buka Borok
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved