Pemeriksaan COVID-19 di RI Hanya 46,85% dari Standar WHO

Senin, 31 Agustus 2020 - 19:04 WIB
loading...
Pemeriksaan COVID-19...
Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan jumlah pemeriksaan untuk temukan kasus positif COVID-19 di Indonesia masih di bawah standar WHO. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19 , Wiku Adisasmito mengatakan jumlah pemeriksaan untuk temukan kasus positif COVID-19 di Indonesia masih di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dimana standar yang ditetapkan WHO adalah pemeriksaan per orang 1:1.000 penduduk per minggu.

“Kami ingin menyampaikan tentang jumlah pemeriksaan per orang di tingkat nasional kalau kita lihat dengan standar WHO, bahwa untuk pemeriksaan per orang 1 per 1.000 penduduk per minggu,” ujar Wiku dalam konferensi pers di Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (31/8/2020). (Baca juga: 100 Dokter Gugur Terpapar COVID-19, Ketum PP Muhammadiyah: Indonesia Berduka)

Wiku mengatakan dengan jumlah penduduk Indonesia sebanyak 267 juta jiwa, seharusnya bisa melakukan 267.700 tes per minggu. Namun, Indonesia baru mencapai 46,85% dari standar WHO dalam jumlah pemeriksaan.

“Pada saat ini dengan jumlah penduduk 267 juta kita memerlukan pemeriksaan 267.700 orang per minggu. Pada saat ini Indonesia baru mencapai 46,85% dari standar WHO tersebut,” jelas Wiku. (Baca juga: Awal Pekan Ini Positif Covid-19 di Jakarta Capai 1.029 Orang)

Namun, Wiku mengatakan jumlah pengetesan dalam 4 minggu mengalami kenaikan relatif tinggi. “Dan pada tanggal 4 sampai dengan 30 Agustus kita sudah mencapai 125.434. Dimana kenaikannya relatif cukup tinggi dengan minggu sebelumnya yaitu Minggu tanggal 17 sampai dengan 23 Agustus yaitu 95.463. Jadi kinerja pemeriksaan laboratorium ini harapannya makin meningkat. Dan pada saat ini kita baru mencapai 46,85%,” paparnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Kepala BPOM Beberkan...
Kepala BPOM Beberkan Capaian WHO Listed Authority di National University of Singapore
Prabowo Dukung Penuh...
Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
Dubes Kehormatan WHO...
Dubes Kehormatan WHO Yohei Sasakawa Minta Penderita Kusta Tak Didiskriminasi
BPOM Resmi Ditetapkan...
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
Muhammadiyah Jadi EMT...
Muhammadiyah Jadi EMT Pertama di Indonesia Terverifikasi Standar Internasional WHO
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Shakira Guncang Pembukaan...
Shakira Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Azteca Bergemuruh
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
12 Jenis Pisang Terbaik...
12 Jenis Pisang Terbaik di Dunia, Nomor 4 dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved