Komnas HAM: Pengaduan dari Luar Jawa Didominasi Konflik Agraria

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 01:15 WIB
loading...
Komnas HAM: Pengaduan...
Puluhan petani membawa foto kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian saat berunjuk rasa di depan Mabes Polri, Jakarta, 30 Juni 2014. Komnas HAM banyak menerima aduan dari luar Pulau Jawa terkait konflik agraria. FOTO/DOK.SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Pengaduan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang masuk ke Komnas HAM lebih dari 2.000 setiap tahun. Semua pengaduan berkorelasi dengan permasalahan sosial yang ada di daerah.

Pengaduan dari masyarakat pulau dan luar Jawa berbeda karakteristiknya. Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al Rahab memberikan contoh pengaduan dari Sumatera Utara yang banyak terkait konflik agraria .

"Ini konflik yang sudah berumur panjang. Persoalan yang sama datang dari daerah Sulawesi dan Papua. Ini menunjukkan ada problem baru dan meningkat terkait investasi pada perkebunan besar dan masalah tanah," katanya dalam diskusi daring dengan tema "Wajah HAM dalam Refleksi 75 Tahun Kemerdekaan RI", Jumat (28/8/2020). (Baca juga: Komnas HAM: Penjara di Indonesia Penuh karena Banyak Persoalan Agama )

Dalam kasus seperti itu, Amiruddin mengatakan, perlu ada langkah untuk melindungi masyarakat. Ketika masalah itu tidak tertangani dengan baik, maka biasanya muncul tindakan kekerasan dan sosial.

Di sisi lain, pengaduan dari masyarakat di Pulau Jawa ke Komnas HAM juga cukup banyak. Amiruddin mengungkapkan kebanyakan pengaduannya tentang pelayanan publik yang dirasakan tidak baik.

Melihat persoalan itu, Komnas HAM aktif berkomunikasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota agar memperbaiki layanan publiknya. Masalah HAM baru yang muncul adalah diskriminasi atau intoleransi.

"Sekelompok orang melakukan tindakan kepada yang lain, baik karena paham agama atau lainnya. Ini mulai banyak. Kita mengalami problem relasi antarkelompok," tuturnya. (Baca juga: RUU Cipta Kerja dan Minerba Dinilai Rentan Memicu Pelanggaran HAM )

Selain itu, pihak-pihak yang banyak diadukan ke Komnas HAM adalah pemerintah kabupaten dan kepolisian. Masyarakat mengadukan pemerintah kabupaten biasanya terkait dengan izin lahan yang diberikan perusahaan atau siapa pun, tetapi berimplikasi terhadap kehidupan mereka.

Amiruddin menjelaskan, lembaga lain yang sering diadukan adalah kepolisian. Masalah yang diadukan, mulai dari penyelidikan, penyidikan, penyalahgunaan senjata hingga dugaan kekerasan.

"Ini konstan setiap tahun. Bagaimana masyarakat melihat kinerja polisi terkait dengan perkembangan diri mereka. Dulu tidak pernah diadukan, sekarang banyak," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Rekomendasi
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Berita Terkini
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved