RUU Cipta Kerja dan Minerba Dinilai Rentan Memicu Pelanggaran HAM

Kamis, 23 Juli 2020 - 19:52 WIB
loading...
RUU Cipta Kerja dan...
Foto/ilustrasi.pixabay
A A A
JAKARTA - Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) mengkhawatirkan situasi yang disinyalir dapat mengancam kerja dan eksistensi pembela hak asasi manusia (HAM) di Indonesia dalam dua tahun terakhir. Kondisi tersebut bisa dilihat dari beberapa faktor seperti meningkatnya tren kekerasan dan ancaman terhadap pembela HAM, terutama yang terkait atau terlibatnya perusahaan sebagai aktor pelanggaran.

Pemicu lainnya yang dinilai berpotensi yaitu manuver pemerintah mengeluarkan kebijakan atau regulasi yang dianggap lebih memprioritaskan kepentingan bisnis dan mengancam hak masyarakat atas lingkungan.

“Ada dua undang-undang (UU) yang dianggap dapat berkontribusi terhadap munculnya pelanggaran HAM dan potensi kerusakan lingkungan yaitu RUU Minerba dan RUU Cipta Kerja. Adapun lainnya antara lain RUU Hukum Pidana dan kebijakan terkait Papua,” kata Direktur Eksekutif ELSAM Wahyu Wagiman dalam diskusi daring, Kamis (23/7/2020).

(Baca: Elsam Catat 22 Kekerasan terhadap Pembela HAM Lingkungan Selama 2020)

Hal itu diperkuat dengan visi pembangunan dan ekonomi yang dicanangkan pemerintah yang bila tidak diintegrasikan akan cenderung menggerus HAM. Wahyu menilai, lingkungan dan penegakan HAM mungkin akan menjadi prioritas pemerintah kalau pembangunan ekonomi itu berhasil.

Kekhawatiran tersebut juga didasari dengan sejumlah fakta peristiwa kekerasan dan ancaman terhadap pembela HAM dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2018, Komisi Orang Hilang dan Korban tindak Kekerasan (Kontras) mencatat ada 156 peristiwa penyerangan yang ditujukan pada pembela HAM. Sementara, Yayasan Perlindungan Insani Indonesia juga mendokumentasikan ada 131 pembela HAM yang menjadi korban penyerangan.

Pada 2019, lanjut Wahyu, Elsam mencatat ada 127 individu dan 50 kelompok pembela HAM atas lingkungan yang menjadi korban kekerasan. Yang terbaru, dalam rentang Januari-April 2020, ada 22 peristiwa yang teridentifikasi sebagai pelanggaran dan kekerasan terkait HAM. Bahkan, tidak hanya menimpa aktivis saja, kekerasan dan intimidasi juga dialami para jurnalis yang meliput isu-isu lingkungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
DPR: Revisi UU HAM Harus...
DPR: Revisi UU HAM Harus Memperkuat Sistem HAM Nasional
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Dari Jimmy Lai hingga...
Dari Jimmy Lai hingga Xinjiang, Isu HAM Tak Lagi Jadi Fokus Utama AS-China
Rekomendasi
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Infografis
Konsumsi Emping Bisa...
Konsumsi Emping Bisa Memicu Asam Urat dan Obesitas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved