Peta Perdamaian Baru, dari Riyanto hingga Paus Fransiskus
Senin, 02 September 2024 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
Dalam Seruan Apolistik Paus Fransiskus, ia mengeluarkan Christus Vivit yang di dalamnya berisi transformasi anak muda. Terbit pada tahun 2019, 5 bulan setelah Sidang Umum Biasa kelima belas Sinode Para Uskup tentang Orang Muda, Iman dan Penegasan Panggilan Sukacita, Paus Fransiskus mendorong anak muda berkomitmen membangun dunia yang lebih baik. Terbukti, dengan kemurahan hatinya, Paus Fransiskus dengan segera menandatangai Deklarasi Jakarta-Vatikan. Satu padanan yang mungkin tepat ditamsilkan sebagai dukungan kepada anak muda sebagai ‘protagonis perubahan’.
Peristiwa ini menjadi pemicu peta baru menuju perdamaian dunia. Paus Fransiskus tentu dan sudah pasti mempunyai pengaruh yang sangat besar untuk mendudukkan perdamaian yang bisa dirasakan seluruh umat.
Bagi Ansor, langkah ini menjadi titik tolak dari manifestasi penciptaan peradaban baru yang damai, sebagaimana gencar dicanangkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, organisasi induk yang melahirkan Ansor.
Sebagai pandu, Ansor telah meneruskan tidak hanya cita-cita, tetapi juga metode perumusan perdamaian. Apabila ini terwujud berkelanjutan, bukan tidak mungkin perjalanan sekelompok anak muda ini akan menjadi peta baru dalam perumusan perdamaian. Sekaligus memudahkan mereka untuk membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh dunia yang mempunyai pengaruh besar untuk mendudukkan dialog sebagai ujung tombak perwujudan perdamaian dunia.
Dengan cara membangun hubungan melalui dialog, mengatur perjumpaan-perjumpaan entitas perbedaan, serta berkelanjutan menarasikan ajakan perdamaian, Ansor bisa menjadi kreator kemanusiaan yang meluhurkan martabat setiap manusia baik di Indonesia hingga dunia global.
Seperti apa yang dikatakan Addin Jauharudin (2024) mengutip Paus Fransikus kepada Ansor: La mia benedizione per il movimento dei giovani Ansor … che possa essere sempre nella prima linea nel promuovere la fraternita tra le persone in Indonesia e anche al livello mondiale.
Peristiwa ini menjadi pemicu peta baru menuju perdamaian dunia. Paus Fransiskus tentu dan sudah pasti mempunyai pengaruh yang sangat besar untuk mendudukkan perdamaian yang bisa dirasakan seluruh umat.
Makna bagi Ansor
Bagi Ansor, langkah ini menjadi titik tolak dari manifestasi penciptaan peradaban baru yang damai, sebagaimana gencar dicanangkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, organisasi induk yang melahirkan Ansor.
Sebagai pandu, Ansor telah meneruskan tidak hanya cita-cita, tetapi juga metode perumusan perdamaian. Apabila ini terwujud berkelanjutan, bukan tidak mungkin perjalanan sekelompok anak muda ini akan menjadi peta baru dalam perumusan perdamaian. Sekaligus memudahkan mereka untuk membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh dunia yang mempunyai pengaruh besar untuk mendudukkan dialog sebagai ujung tombak perwujudan perdamaian dunia.
Dengan cara membangun hubungan melalui dialog, mengatur perjumpaan-perjumpaan entitas perbedaan, serta berkelanjutan menarasikan ajakan perdamaian, Ansor bisa menjadi kreator kemanusiaan yang meluhurkan martabat setiap manusia baik di Indonesia hingga dunia global.
Seperti apa yang dikatakan Addin Jauharudin (2024) mengutip Paus Fransikus kepada Ansor: La mia benedizione per il movimento dei giovani Ansor … che possa essere sempre nella prima linea nel promuovere la fraternita tra le persone in Indonesia e anche al livello mondiale.
(msf)
Lihat Juga :