Kemendagri Sebut 3,3 Miliar Kali Data Dukcapil Dikases untuk Verifikasi

Sabtu, 28 September 2019 - 05:15 WIB
Kemendagri Sebut 3,3...
Kemendagri Sebut 3,3 Miliar Kali Data Dukcapil Dikases untuk Verifikasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut setidaknya sudah 3,3 miliar kali data kependudukan milik Dukcapil diakses untuk verifikasi. Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulllah menyebut verifikasi menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) itu dilakukan untuk berbagai keperluan.

“Untuk bantuan sosial, untuk pemberian beasiswa, untuk penanganan di BPJS, untuk membuka rekening Bank, untuk membuat paspor, ibadah haji dan lainnya. Kemudian juga transaksi-transaksi yang sampai saat ini NIK yang sudah pernah digunakan verifikator lebih kurang 3.3 miliar kali diakses,” ujarnya di Kantor BNN, Jakarta, Jumat (27/9/2019)

Dia mengatakan saat ini setidaknya sudah lebih dari seribu lembaga yang melakukan kerja sama pemanfaatan data kependudukan. Utamanya memang kerjasama tersebut sebagai alat verifikasi.

“Saat ini terima kasih seluruh lembaga yang sudah bekerjasama. Sudah 1.230 lembaga yang bekerjasama untuk menggunakan data kependudukan kita sebagai alat verifikasi,” jelasnya.

Dia pun menegaskan dalam kerja sama ini, pihaknya tidak memberikan data dukcapil secara utuh. “Ini bukan kami memberikan data. Tapi berbagai lembaga itu mengambil NIK lalu diverifikasi dengan data Dukcapil sehingga dapat ditentukan orangnya by name, by adress secara cepat,” paparnya.

Selain menggunakan NIK, Zudan menyebut verifikasi bisa menggunakan sidik jari, iris mata dan pengenal wajah atau face recognition. Dia menyebut misalnya melalui face recognition jika ada penjahatr yang tertangkap kamera maka bisa diidentifikasi.

“Jadi ini dicocokan dengan 192 juta masyarakat yang sudah merekam e-KTP,” pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kemendagri Terjunkan...
Kemendagri Terjunkan Tim Asistensi Instalasi ADM ke Berbagai Daerah
Dirjen Dukcapil Kemendagri...
Dirjen Dukcapil Kemendagri Dinilai Sukses Lakukan Terobosan Data Kependudukan
Asyik! Dokumen Kependudukan...
Asyik! Dokumen Kependudukan Bisa Dicetak Mandiri, Begini Caranya
Cetak Mandiri Dokumen...
Cetak Mandiri Dokumen Kependudukan, Pemerintah Klaim Hemat Rp450 Miliar
Pemerintah Bakal Pungut...
Pemerintah Bakal Pungut Biaya Rp1.000 untuk Akses NIK
Kepala BSKDN Beberkan...
Kepala BSKDN Beberkan 4 Fungsi Penting Command Center
Berita Terkini
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved