Menteri LHK Sebut NDC sebagai Komitmen Pemerintah Kendalikan Perubahan Iklim
Kamis, 22 Agustus 2024 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
"Agenda iklim dan karbon bukan hanya sekadar modis gaya-gayaan, atau ikut-ikutan atau hanya untuk kepentingan sesaat atau hanya untuk kepentingan sekelompok orang; Indonesia kita sangat serius menjalankannya dan makin kuat di dalam 10 tahun terakhir ini, kerja-kerja untuk kepentingan bangsa, untuk kepentingan nasional jangka panjang," jelasnya.
"Komitmen Indonesia dalam pencapaian target NDC dan mewujudkan visi menuju net zero emissions pada tahun 2060 atau lebih cepat akan dapat terlaksana," ujarnya.
Lebih lanjut Menteri menegaskan, capaian NDC merupakan refleksi dari kebijakan dan kerja lapangan yang nyata dan intens dari seluruh elemen bangsa yang terlibat. Ada kebijakan pemerintah di sana, ada kontribusi dunia usaha dan saya percaya yang terbanyak adalah kontribusi masyrakat dalam kerja-kerja penurunan emisi GRK.
"Indonesia kita sampai dengan sekarang termasuk yang cukup baik dalam kerja-kerja aksi agenda iklim dan termasuk tertib dalam mentaati rambu-rambu konvensi internasional," kata Siti.
Menteri juga menegaskan, NDC dan karbon adalah persoalan satu kesatuan sistem, hulu-hilir; sehingga harus dipahami bahwa pekerjaan urusan karbon bukan hanya soal perniagaan, melainkan soal performa aksi iklim negara, persoalan eksistensi negara dan bangsa.
"Diharapkan bahwa S-NDC ini dapat diselesaikan dan diserahkan kepada Sekretariat UNFCCC sebelum COP 29 karena berkiatan dengan etos kerja, refleksi kerja keras dan prestasi Indonesia, ketika tepat waktu menyampaikan kewajiban komitmen NDC dengan tuntunan guidelines yang baru dari UNFCCC," tutupnya.
"Komitmen Indonesia dalam pencapaian target NDC dan mewujudkan visi menuju net zero emissions pada tahun 2060 atau lebih cepat akan dapat terlaksana," ujarnya.
Lebih lanjut Menteri menegaskan, capaian NDC merupakan refleksi dari kebijakan dan kerja lapangan yang nyata dan intens dari seluruh elemen bangsa yang terlibat. Ada kebijakan pemerintah di sana, ada kontribusi dunia usaha dan saya percaya yang terbanyak adalah kontribusi masyrakat dalam kerja-kerja penurunan emisi GRK.
"Indonesia kita sampai dengan sekarang termasuk yang cukup baik dalam kerja-kerja aksi agenda iklim dan termasuk tertib dalam mentaati rambu-rambu konvensi internasional," kata Siti.
Menteri juga menegaskan, NDC dan karbon adalah persoalan satu kesatuan sistem, hulu-hilir; sehingga harus dipahami bahwa pekerjaan urusan karbon bukan hanya soal perniagaan, melainkan soal performa aksi iklim negara, persoalan eksistensi negara dan bangsa.
"Diharapkan bahwa S-NDC ini dapat diselesaikan dan diserahkan kepada Sekretariat UNFCCC sebelum COP 29 karena berkiatan dengan etos kerja, refleksi kerja keras dan prestasi Indonesia, ketika tepat waktu menyampaikan kewajiban komitmen NDC dengan tuntunan guidelines yang baru dari UNFCCC," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :