alexametrics

Cara Syafril Nasution untuk Menangkan Pileg dan Jokowi-Ma'ruf Amin

loading...
Cara Syafril Nasution untuk Menangkan Pileg dan Jokowi-Maruf Amin
Caleg DPR RI dari Dapil Jateng 1 dari Partai Perindo nomor urut 1, Syafril Nasution.Foto/MNC Media/Taufik Budi
A+ A-
SEMARANG - Caleg DPR RI Syafril Nasution memiliki cara cerdas untuk menggaet suara calon pemilih. Tak hanya untuk dirinya agar memenangi Pileg, tetapi juga sekaligus menggalang suara untuk pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

“Pak Jokowi dengan pasangannya Pak Ma’ruf Amin itu nomor urut 1, demikian pula saya juga caleg nomor urut 1 di Dapil Jateng 1. Makanya saya pakai kaus bertuliskan nomor 1,” kata Syafril, saat bertemu dengan tim relawan di Kecamatan Beringin Kabupaten Semarang, Selasa (12/2/2019).

Wakil Ketua Umum Partai Perindo itu mengatakan, Jokowi terbukti melakukan banyak pembangunan pada periode pertama pemerintahannya. Dengan capaian pembangunan itu, masyarakat akan menilai untuk menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan pada Pilpres 2019.



“Saya juga dapat kepercayaan dari tim kampanye beliau (Jokowi-Ma’ruf) sebagai Wakil Direktur Tim Kampanye Pak Jokowi –Ma’ruf. Karena itu saya juga mengajak masyarakat untuk memilih beliau supaya bisa terpilih kembali,” ujar dia.

“Program-program yang belum tuntas bisa dilanjutkan dalam lima tahun ke depan. Kita lihat sekarang ada jalan tol sehingga memudahkan masyrakat. Memang masih ada kekurangan-kekurangan, manusia tidak akan pernah sempurna apalagi baru lima tahun. Mudah-mudahan tambahan lima tahun ke depan bisa lebih baik,” katanya meyakinkan.

Syafril juga memberikan pendidikan politik kepada masyarakat tentang tata cara menggunakan hak pilih. Dia membawa contoh surat suara, agar masyarakat bisa mengetahui ukuran dan tata letak gambar partai politik beserta caleg-calegnya.

“Warna abu-abu untuk surat suara pemilu presiden dan wakil presiden. Kedua, warna kuning surat suara untuk memilih anggota DPR RI, ketiga warna merah untuk DPD RI, keempat warna biru untuk DPRD Provinsi, kelima warna hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota,” terangnya.

“Kertas suara di Pemilu nanti sama besarnya seperti ini, mirip seperti ini, semua urutannya sama, posisinya juga sama. Bedanya apa? Kalau di sini nama-namanya belum ada, cuma nama saya saja. Namanya juga contoh,” jelasnya kepada puluhan relawan.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak