Mardani: PKS Siap Oposisi Jika Putusan PHPU MK Menolak Gugatan Kubu 01

Minggu, 21 April 2024 - 08:36 WIB
loading...
Mardani: PKS Siap Oposisi...
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Mardani Ali Sera mengatakan siap oposisi jika putusan PHPU MK menolak gugatan kubu 01. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka peluang berada di jalur oposisi jika Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pihak 01 dalam sengketa Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024. Rencananya, pembaca putusan PHPU akan dilaksanakan pada Senin, 22 April 2024.

Hal tersebut dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Mardani Ali Sera dalam Diskusi Progresif Transformatif dan Konsolidasi Rakyat Indonesia di Sekretariat Front Penyelamat Reformasi Indonesia, Menteng, Jakarta, Sabtu, 20 April 2024. Menjadi oposisi diperlukan agar segala bentuk kekuasaan tetap dipegang oleh rakyat. "Kalau saya pribadi ya oposisi, karena MK final mengikat. Oposisi jaga agar kekuasan benar-benar buat rakyat," kata Mardani.

Meskipun belum ada putusan final perihal partainya akan berada di jalur oposisi, namun sebagai besar kader PKS memiliki pikiran yang sama dengan dirinya. "Kalau PKS nanti akan diputuskan di Majelis Syuro. Saya pribadi sudah menyerukan oposisi. tapi nanya teman-teman mayoritas oposisi," sambungnya.

Baca juga: Jelang Putusan Sengketa Pilpres 2024, MK Terima 47 Amicus Curiae

Jika nantinya partai pendukung pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD ikut menyatakan oposisi, kata Mardani keduanya harus berjalan sendiri tanpa koalisi.

"PKS oposisi. kalau saya menegaskan 01 dan 03 proposalnya berbeda enggak ada makan siang gratis di kita. Makanya paling baik oposisi benar-benar berbasis nilai, jangan gabung oposisi, jangan berbasis makan siang," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Anggota DPR Cindy Monica:...
Anggota DPR Cindy Monica: Putusan MK Perkuat Hak Politik Perempuan
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Kuota Caleg Perempuan...
Kuota Caleg Perempuan Dipertegas MK, Angkie Yudistia Tekankan Representasi Politik yang Setara
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
MK Gelar Wisuda Purnabakti...
MK Gelar Wisuda Purnabakti Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Pengalaman Panjang Arsul...
Pengalaman Panjang Arsul Sani, Dari Aktivis hingga Hakim MK
Rekomendasi
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
5 Negara Menolak Membantu...
5 Negara Menolak Membantu Padamkan Kebakaran Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved