Orasi di Depan Ratusan Pendemo, Refly Harun: Pemilu Ulang 01 dan 03 Saja
Selasa, 05 Maret 2024 - 15:22 WIB
loading...
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyampaikan orasinya di depan ratusan pendemo di depan Gedung DPR RI, Selasa (5/3/2024). FOTO/MPI/DANAN DAYA ARYA PUTRA
A
A
A
JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyampaikan orasinya di depan ratusan pendemo di depan Gedung DPR RI, Selasa (5/3/2024). Dia menegaskan aspirasi rakyat tidak boleh dibungkam lewat aksi demo hari ini.
"Kawan-kawan semua pemilu yang jujur dan adil bisa diperjuangkan di mana pun, dan aspirasi masyarakat tidak boleh dibungkam dengan aparat hukum, dengan pengadilan dan lain sebagainya karena itu kawan-kawan semua di sini kita menyampaikan aspirasi," ujar Refly dari atas mobil komando.
Dia menyuarakan agar masyarakat sepakat untuk menolak hasil pemilu 2024 karena dilakukan dengan cara curang. Selain itu, atas kecurangan pemilu ini, dia meminta agar jajaran penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan pemilu (Bawaslu) dicopot dari jabatannya.
"Kita tidak ingin pemilu kita dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu yang berpihak, kawan-kawan semua percaya sama KPU, Bawaslu, kalau tidak percaya berarti kita tuntut, berhentikan KPU dan Bawaslu," sambungnya.
Saat orasi dia juga menanyakan kepada massa, apakah menginginkan kalau pemilu 2024 diulang. Ratusan massa berteriak jika mereka menginginkan pemilu ulang.
"Mau enggak pemilu ini di ulang," tanya Refly disambut teriakan setuju ratusan massa.
"Kawan-kawan semua pemilu yang jujur dan adil bisa diperjuangkan di mana pun, dan aspirasi masyarakat tidak boleh dibungkam dengan aparat hukum, dengan pengadilan dan lain sebagainya karena itu kawan-kawan semua di sini kita menyampaikan aspirasi," ujar Refly dari atas mobil komando.
Dia menyuarakan agar masyarakat sepakat untuk menolak hasil pemilu 2024 karena dilakukan dengan cara curang. Selain itu, atas kecurangan pemilu ini, dia meminta agar jajaran penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan pemilu (Bawaslu) dicopot dari jabatannya.
"Kita tidak ingin pemilu kita dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu yang berpihak, kawan-kawan semua percaya sama KPU, Bawaslu, kalau tidak percaya berarti kita tuntut, berhentikan KPU dan Bawaslu," sambungnya.
Saat orasi dia juga menanyakan kepada massa, apakah menginginkan kalau pemilu 2024 diulang. Ratusan massa berteriak jika mereka menginginkan pemilu ulang.
"Mau enggak pemilu ini di ulang," tanya Refly disambut teriakan setuju ratusan massa.
Lihat Juga :