Sekjen Perindo Beberkan Temuan Kejanggalan Sirekap yang Bisa Rugikan Partai

Selasa, 27 Februari 2024 - 07:07 WIB
loading...
Sekjen Perindo Beberkan...
Sekjen DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq menyampaikan bahwa temuan-temuan kejanggalan aplikasi sistem rekapitulasi suara (Sirekap) bisa merugikan banyak partai. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo , Ahmad Rofiq menyampaikan bahwa temuan-temuan kejanggalan aplikasi sistem rekapitulasi suara (Sirekap) bisa merugikan banyak partai.

Hal itu karena ada satu hal yang mengagetkan saat proses perhitungan oleh internal Partai Perindo dari mulai mengunduh Sirekap hingga temuan terkait form C1 atau C-hasil.

Baca juga: Kritisi Sirekap, Sekjen Perindo Sebut Ada Upaya Pencaplokan Suara Partai Tertentu

"Pertama saya sampaikan memang di dalam proses perhitungan yang dilakukan di internal Partai Perindo, ketika harus mengunduh aplikasi di Sirekap banyak sekali temuan-temuan yang terkait dengan C1 yang blank dan ini sesuatu yang mengagetkan," ujar Rofiq dalam program Sindo Prime, Selasa (27/2/2024).

"Karena kita tahu bahwa pemilu hari ini itu dalam konteks pembiayaannya sangat mahal sekali, sangat mahal, sangat besar puluhan triliun," imbuhnya.

Menurut Rofiq, dalam konteks pembiayaan yang juga diambil dari APBN 2024 ini mestinya IT yang digunakan tidak perlu ada kendala karena dengan pembiayaan yang tinggi pasti sistemnya juga sempurna.

"Nah ini adalah temuan yang yang menurut saya mengejutkan dan kita bisa berasumsi bahwa di dalam perhitungan ini ada sesuatu yang tersengaja dalam konteks ini," papar Rofiq.

Rofiq juga menyoroti ketika basis Sirekap ini tidak bisa dipertanggungjawabkan atau tidak ada satu hal yang sifatnya transparan, maka di dalam perhitungan yang sifatnya berjenjang ini akan mendatangkan masalah baru.

"Proses curi-mencuri, proses pemindahan suara pengalihan berbagai macam permainan yang ada di dalam perhitungan di tingkat bawah itu, sangat mungkin terjadi dan ini sangat merugikan partai," tegas Rofiq.

Kemudian temuan yang kedua adalah masyarakat hari ini, ketika ingin melihat perkembangan dan hasil perhitungan suara itu kan KPU telah memberikan informasi melalui Sirekap. Menurutnya, jika Sirekap ini saja tidak bisa dipertanggungjawabkan bagaimana masyarakat itu akan menilai bahwa pemilu ini berjalan dengan secara jujur dan adil.

"Justru saya melihat ini akan menjadi delegitimasi terhadap sebuah hasil pemilu yang ada hari ini dan kita tahu bahwa pemilu hari ini apa kalau boleh kita perbandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya tingkat kecurangannya sangat luar biasa," paparnya.

"Bahkan sangat brutal dalam konteks pelaksanaan, nah tentu ini juga tidak ditunjang dengan apa kemampuan penyelenggara untuk menjamin bahwa pemilu ini bisa membuat semua orang akan tenang," sambung Rofiq.

Hal itu datang karena segala informasi yang disajikan tidak tampak memberikan sebuah hasil yang sangat transparan dan kita tahu bahwa dengan adanya pengakuan dari KPU bahwa sirekap ini ada beberapa kesalahan-kesalahan, tentu ini menunjukkan adanya ketidakprofesionalan yang itu tentu saja merugikan partai-partai politik.

Baca juga: Waketum Perindo Ferry Kurnia Minta KPU Transparan dan Riil Tampilkan Data C1 di Sirekap

"Dan ini sudah menjadi pergunjingan publik, tidak hanya internal partai tetapi masyarakat juga sangat resah dengan keberadaan sirekap hari ini," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Rekomendasi
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved