Dilema UKT Berbasis Pinjol

Sabtu, 03 Februari 2024 - 08:42 WIB
loading...
A A A
Terkait skema student loan ala Amerika Serikat, di era Orde Baru tepatnya di era tahun 1980-an, Indonesia sendiri pernah memiliki program sejenis bernama "Kredit Mahasiswa Indonesia (KMI)". Pemberian pinjaman untuk mahasiswa berbasis KMI ini mensyaratkan dokumen ijazah asli sebagai agunan untuk kepentingan proses peminjaman. Namun, program KMI tidak berlanjut antara lain akibat terkendala kemampuan mahasiswa selaku pihak peminjam dalam melunasi pinjamannya. Penggunaan ijazah sebagai agunan pinjaman juga dipandang menjadi kendala tersendiri bagi mahasiswa terutama dalam mendapatkan pekerjaan khususnya di lembaga yang mensyaratkan dokumen ijazah asli dalam proses aplikasi atas bidang pekerjaan yang diinginkan.

Berbasis pengalaman KMI di masa lalu, konsep student loan sejatinya sangat dimungkinkan untuk dihidupkan dan diberlakukan kembali di lingkungan dunia perguruan tinggi di Indonesia. Dokumen lama terkait KMI tinggal dibuka kembali, dan sekiranya dirasa perlu juga dapat disesuaikan dengan kondisi kekinian seperti pemberlakuan kredit tanpa agunan (KTA). Berdasarkan postur anggaran pendidikan yang sebesar 20% dari APBN, peluang pengadaan program student loan sangat terbuka untuk direalisasikan meskipun tanpa melibatkan pihak ketiga seperti lembaga perbankan atau Fintech.

Namun jika kehadiran pihak ketiga sebagai mitra kerja sama tetap dipandang perlu, termasuk pelibatan mitra kerja sama dari kalangan lembaga jasa pinjaman online (pinjol), maka program student loan tetap dapat diselenggarakan namun "dengan catatan". Pengertian "dengan catatan" di sini lebih terkait pada mekanisme pemberian dan pengembalian pinjaman yang harus memperhatikan kepentingan serta harkat dan martabat mahasiswa selaku pihak peminjam. Terlepas proses layanan yang relatif cepat, mudah dan praktis, pinjaman online ala Fintech kerap diwarnai aksi teror mental berupa teror telepon dan penyebaran data pribadi peminjam ke ranah publik secara daring sebagaimana yang banyak dikeluhkan oleh kalangan pengguna jasa pinjol, termasuk di antaranya mahasiswa, yang gagal bayar pelunasan pinjamannya saat jatuh tempo.

Situasi demikian mesti dijamin tidak bakal terjadi dalam program student loan berbasis pinjol. Jika hal demikian tidak diperhatikan dan diantisipasi secara dini, dikhawatirkan program student loan berbasis pinjol akan menjadi kontraproduktif dengan misi mulia program student loan untuk membantu kelancaran dan keberhasilan studi mahasiswa. Bahkan, fenomena gangguan mental health yang dewasa ini diklaim cukup banyak dijumpai di kalangan generasi muda, termasuk mahasiswa, dikhawatirkan akan semakin menjadikan situasinya bertambah serius dan meluas. Situasi mengkhawatirkan tersebut dapat muncul ke permukaan jika aksi teror mental ala jasa peminjaman online gagal diantisipasi dan dihindari dalam program student loan.

Urgensi Program

Pada intinya kita dapat menyepakati bahwa program student loan memiliki arti strategis bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia khususnya kaum mahasiswa selaku pewaris tongkat estafet kepemimpinan nasional. Manusia Indonesia yang unggul sangat dibutuhkan untuk membawa bangsa ini ke era Indonesia Emas 2045 yang secara hitungan waktu mundur tinggal 22 tahun lagi dari sekarang.

Dalam konteks ini, program student loan merupakan salah satu elemen penting sekaligus menjadi tangga yang akan membawa para calon penerus bangsa naik ke jenjang yang lebih tinggi dan berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. "Selamat Datang Era Reinkarnasi KMI"
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa...
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa Fisip Unpas Lebih Kritis Hadapi Disrupsi Digital
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
Ratusan Pelajar dan...
Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Istana untuk Anak Sekolah
UPI YAI dan Shinawatra...
UPI YAI dan Shinawatra University Thailand Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Angkat Isu Sengketa...
Angkat Isu Sengketa Limbah Industri Non-B3 di Cikarang, Wulan Windiarti Raih Gelar Doktor
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
Geser Paradigma Lama,...
Geser Paradigma Lama, Mahasiswa Didorong Kejar Kompetensi Ketimbang Selembar Ijazah
Rekomendasi
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
President University...
President University Buka Kelas Khusus Taylor Swift, Ini yang Dipelajari Mahasiswa
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Berita Terkini
Mensesneg Beri Sinyal...
Mensesneg Beri Sinyal Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih, Jabat Apa?
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Prabowo Lantik Kepala...
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil BGN Baru pada Senin 8 Juni 2026
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved