Ganjar Kagumi Perjuangan Bung Hatta pada Pendidikan di Rumah Pengasingan Banda Neira
Selasa, 30 Januari 2024 - 18:11 WIB
loading...
Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengunjungi rumah pengasingan Bung Hatta di Banda Neira, Maluku. Foto/MPI/muhammad farhan
A
A
A
MALUKU - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo menjadi capres pertama yang berkunjung ke Banda Neira, pulau kecil di Maluku. Dalam kunjungannya, Ganjar menyempatkan diri bertandang ke rumah pengasingan Bung Hatta.
Di rumah pengasingan Wakil Presiden (Wapres) Pertama RI itu, Ganjar berkeliling ke komplek dan ruangan rumah. Termasuk ke ruang tamu dan ruang kerja, juga taman dan bangunan di bagian belakang.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu mengaku kagum karena dapat berkeliling di rumah pengasingan Bung Hatta, terutama karena dapat belajar perjuangan di bidang pendidikan dari Bapak Penggagas Koperasi Indonesia tersebut.
Baca juga: Kunjungi Makassar, Ganjar Komitmen Ciptakan Lapangan Pekerjaan dan Kesetaraan
“Ini adalah tempat bersejarah, saat itu Bung Hatta diasingkan oleh penjajah. Dan ini masih ada bangku untuk sekolah anak-anak sekitar sini,” jelas Ganjar.
Ayah dari Muhammad Zinedine Alam Ganjar itu menyampaikan hal tersebut saat menemui bangunan yang berlokasi di bagian belakang rumah pengasingan Bung Hatta. Dirinya mendapati masih terdapat bangku-bangku kelas lengkap dengan papan tulis warga hitam. Konon, bangunan itu dijadikan sekolahan bagi warga sekitar oleh Bung Hatta.
Baca juga: Akses Transportasi ke Maluku-Banda Neira Mahal, Ganjar: Tata Kelola Mesti Asimetris
Di rumah pengasingan Wakil Presiden (Wapres) Pertama RI itu, Ganjar berkeliling ke komplek dan ruangan rumah. Termasuk ke ruang tamu dan ruang kerja, juga taman dan bangunan di bagian belakang.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu mengaku kagum karena dapat berkeliling di rumah pengasingan Bung Hatta, terutama karena dapat belajar perjuangan di bidang pendidikan dari Bapak Penggagas Koperasi Indonesia tersebut.
Baca juga: Kunjungi Makassar, Ganjar Komitmen Ciptakan Lapangan Pekerjaan dan Kesetaraan
“Ini adalah tempat bersejarah, saat itu Bung Hatta diasingkan oleh penjajah. Dan ini masih ada bangku untuk sekolah anak-anak sekitar sini,” jelas Ganjar.
Ayah dari Muhammad Zinedine Alam Ganjar itu menyampaikan hal tersebut saat menemui bangunan yang berlokasi di bagian belakang rumah pengasingan Bung Hatta. Dirinya mendapati masih terdapat bangku-bangku kelas lengkap dengan papan tulis warga hitam. Konon, bangunan itu dijadikan sekolahan bagi warga sekitar oleh Bung Hatta.
Baca juga: Akses Transportasi ke Maluku-Banda Neira Mahal, Ganjar: Tata Kelola Mesti Asimetris
Lihat Juga :