Akses Transportasi ke Maluku-Banda Neira Mahal, Ganjar: Tata Kelola Mesti Asimetris

Selasa, 30 Januari 2024 - 16:08 WIB
loading...
Akses Transportasi ke...
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyoroti mahal dan sulitnya akses transportasi di Provinsi Maluku, khususnya di Pulau Banda Neira. Foto/MPI/muhammad farhan
A A A
MALUKU - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyoroti mahal dan sulitnya akses transportasi di Provinsi Maluku, khususnya di Pulau Banda Neira. Ganjar menilai perlunya penanganan asimetris untuk mengatasi mahalnya harga transportasi di wilayah tersebut.

"Tata kelolanya mesti asimetris ya, kalau otonomi daerahnya mesti asimetris, sehingga jangan disamakan seluruh potensi yang ada. Ini ya berlaku aturan yang sama, karena cirinya berbeda-beda," kata Ganjar saat ditemui di Pulau Banda Neira, Maluku, Selasa (30/1/2024).

Atas dasar itu, Ganjar merasa, ada dua akses transportasi untuk wilayah kepulauan seperti Maluku dan Banda Neira. Keduanya, akses transportasi laut maupun udara. "Maka itulah pentingnya membuat perlakuan khusus atau special treatment untuk daerah-daerah ini dengan afirmasi-afirmasi," kata Ganjar

Baca juga: Ganjar Pranowo: Provinsi Maluku Perlu Otonomi Asimetris

Atas dasar itu, Ganjar merasa perlu melibatkan BUMN untuk menjadi pelopor perbaikan tata kelola transportasi di daerah kepulauan. "Jadi apa? Kapal Pelni ditambah, atau penerbangan perintis masuk dulu sampai kemudian bagus. Negara pelan-pelan keluar, terus kemudian swasta boleh masuk, atau kemudian ya berkolaborasi atau berkompetisi juga boleh," kata Ganjar.

"Itu yang mesti dilakukan dengan potensi yang sehebat ini loh. tadi aja banyak orang dari Inggris dari Belanda yang lagi riset gitu. Dia melihat kondisi ini dan membayangkan sekian ratus tahun yang lalu," tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Memanusiakan Jalan Raya:...
Memanusiakan Jalan Raya: Lebih dari Sekadar Aspal dan Marka
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rekomendasi
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved