Kegembiraan Pensiunan di Lembang Bandung
Rabu, 24 Januari 2024 - 11:56 WIB
loading...
A
A
A
Contohnya saat Temu Pendengar Radio Pensiunan di Surabaya, 11 November 2023, Maharani Kahar & Wulan Retno sedang menata meja pukul tujuh tetapi peserta sudah datang. Kontan Maharani & Wulan kalang kabut. “Iki piye, tho, durung rapi, koq, wis podo teko?!” teriak Maharani gembira disambut para pensiunan langsung ikut membantu persiapan acara. Kebersamaan selalu ada.
Tidak beda dengan Temu Pendengar Radio Pensiunan di Lembang pukul 06.00 peserta sudah mulai berdatangan. Rosy sebagai tuan rumah, adik dari Hardy Pramono pemilik Pendopo Ojo Dumeh, yang sudah bangun sejak dinihari mempersiapkan makanan, tertawa, geleng-geleng kepala, melihat para pensiunan sudah datang.
Bahkan sebagian panitia belum sempat mandi pagi karena mempersiapkan acara. Mas Pram, panggil akrab Hardy Pramono, mantan Presiden Direktur Total E&P Indonesia, yang juga pendengar Radio Pensiunan itu masih mengenakan celana pendek.
Mas Pram sibuk menata poster-poster program Radio Pensiunan dalam ukuran besar yang dipajang sekitar area Pendopo Ojo Dumeh. Melihat para peserta sudah berdatangan Mas Pram langsung masuk mandi dan keluar dengan gagah gembira mengenakan pakaian biker.
Acara dimulai pukul 10.00 tepat setelah penyiar Doudy Jhon Tatipang selesai membawakan Program Sapa Pensiunan. Area Pendopo Ojo Dumeh sudah penuh pensiunan dengan berbagai gaya dan penampilan.
Boleh jadi, karena seusia semua maka para pensiunan tampil dengan percaya diri. Dari busana sederhana sampai gaya The Beatles ada.
Setelah ketua panitia, Rosy dan pendiri Radio Pensiunan, Eddy Koko serta Ketua Lansia Aktif wilayah Jawa Barat, Hardy Pramono bicara sejenak acara dilanjutkan potong tumpeng sebagai tanda syukur Radio Pensiunan sudah usia satu tahun. Dalam kesempatan ini juga diceritakan sejarah singkat berdirinya Radio Pensiunan.
Tidak beda dengan Temu Pendengar Radio Pensiunan di Lembang pukul 06.00 peserta sudah mulai berdatangan. Rosy sebagai tuan rumah, adik dari Hardy Pramono pemilik Pendopo Ojo Dumeh, yang sudah bangun sejak dinihari mempersiapkan makanan, tertawa, geleng-geleng kepala, melihat para pensiunan sudah datang.
Bahkan sebagian panitia belum sempat mandi pagi karena mempersiapkan acara. Mas Pram, panggil akrab Hardy Pramono, mantan Presiden Direktur Total E&P Indonesia, yang juga pendengar Radio Pensiunan itu masih mengenakan celana pendek.
Mas Pram sibuk menata poster-poster program Radio Pensiunan dalam ukuran besar yang dipajang sekitar area Pendopo Ojo Dumeh. Melihat para peserta sudah berdatangan Mas Pram langsung masuk mandi dan keluar dengan gagah gembira mengenakan pakaian biker.
Acara dimulai pukul 10.00 tepat setelah penyiar Doudy Jhon Tatipang selesai membawakan Program Sapa Pensiunan. Area Pendopo Ojo Dumeh sudah penuh pensiunan dengan berbagai gaya dan penampilan.
Boleh jadi, karena seusia semua maka para pensiunan tampil dengan percaya diri. Dari busana sederhana sampai gaya The Beatles ada.
Setelah ketua panitia, Rosy dan pendiri Radio Pensiunan, Eddy Koko serta Ketua Lansia Aktif wilayah Jawa Barat, Hardy Pramono bicara sejenak acara dilanjutkan potong tumpeng sebagai tanda syukur Radio Pensiunan sudah usia satu tahun. Dalam kesempatan ini juga diceritakan sejarah singkat berdirinya Radio Pensiunan.
Lihat Juga :