Simulasi Pencoblosan Surat Suara Pilpres Cuma 2 Paslon, TPN Desak KPU Tegas Gelar Pemilu

Kamis, 04 Januari 2024 - 12:55 WIB
loading...
Simulasi Pencoblosan...
Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mendesak KPU tegas selenggarakan pemilu. Foto/MPI/danandaya arya putra
A A A
JAKARTA - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menyoroti peristiwa simulasi pencoblosan surat suara Pilpres 2024 yang hanya menampilkan dua paslon. Hal tersebut dinilai tidak wajar dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai lembaga penyelenggara pesta demokrasi lima tahunan ini.

Hal tersebut Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis saat menghadiri acara bimbingan teknis (Bimtek) bersama Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud di Posko pemenangan Cawapres Mahfud MD, Jalang Tengku Umar, Nomor 9, Menteng, Jakarta pusat, Kamis (4/1/2024).

"Misalnya soal simulasi hanya menampilkan dua paslon, dua kotak paslon. Menurut saya itu apakah itu kesengajaan atau tidak, tapi apa pun itu, itu salah. Seolah-olah hanya ada dua paslon," kata Todung.

Baca juga: Soroti Surat Suara Simulasi Pilpres Cuma 2 Kolom Paslon, TPN Ganjar-Mahfud: Aneh

Todung melihat peristiwa itu merupakan salah satu bentuk pelanggaran pemilu. Hal tersebut dikhawatirkan membuat persepsi publik menjadi keliru, sebab Pilpres 2024 terdapat tiga kontestan.

"Jadi kalau tadi saya bicara mengenai potensi pelanggaran yang sifatnya struktur, sistematis, dan masif ini bisa menjadi bagian dari itu. Karena publik, persepsi publik itu dibentuk oleh simulasi semacam ini," katanya.

Baca juga: KPU Ngaku Tak Pernah Produksi Surat Suara Simulasi Pilpres Cuma 2 Kolom Paslon
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Todung Mulya Lubis Jadi...
Todung Mulya Lubis Jadi Kuasa Hukum Saiful Mujani di Kasus Dugaan Makar
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
Jadwal dan Link Simulasi...
Jadwal dan Link Simulasi TKA 2026 SD–SMP, Cek Tanggal Lengkapnya
Rekomendasi
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Berita Terkini
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved