Hasil Survei: Mayoritas Publik Percaya Ada Campur Tangan Jokowi di Putusan MK
Senin, 06 November 2023 - 19:16 WIB
loading...
A
A
A
Charta Politika juga membedah jumlah masyarakat yang mengetahui putusan MK. Hasilnya cukup tinggi, yakni sebanyak 62,3% mengetahui putusan MK terkait usia capres-cawapres. Kemudian 37,7% responden tidak mengetahui.
Dari 62,3% yang mengetahui putusan MK terkait usia capres-cawapres, ada 49,9% menyetujui jika putusan MK ini merupakan penyalahgunaan wewenang untuk memudahkan putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming menjadi cawapres. Sementara ada 33,2% responden tidak menyetujui jika putusan MK ini adalah penyalahgunaan wewenang untuk memudahkan Gibran menjadi cawapres. Kemudian 17,0% responden menjawab tidak mengetahui apakah ada penyalahgunaan wewenang. Baca juga: Ketua MK Berpotensi Diberhentikan Tidak dengan Hormat Jika Terbukti Melanggar Etik
Survei yang diselenggarakan Charta Politika dilakukan pada 26-31 Oktober 2023 terhadap 2.400 responden yang tersebar di seluruh Indonesia. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka (face to face interview) terhadap responden yang minimal usianya 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.
Survei yang dilakukan menggunakan metode multistage random sampling. Toleransi kesalahan (margin of error) 2 sampel dan quality control 20% dari total sampel.
Dari 62,3% yang mengetahui putusan MK terkait usia capres-cawapres, ada 49,9% menyetujui jika putusan MK ini merupakan penyalahgunaan wewenang untuk memudahkan putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming menjadi cawapres. Sementara ada 33,2% responden tidak menyetujui jika putusan MK ini adalah penyalahgunaan wewenang untuk memudahkan Gibran menjadi cawapres. Kemudian 17,0% responden menjawab tidak mengetahui apakah ada penyalahgunaan wewenang. Baca juga: Ketua MK Berpotensi Diberhentikan Tidak dengan Hormat Jika Terbukti Melanggar Etik
Survei yang diselenggarakan Charta Politika dilakukan pada 26-31 Oktober 2023 terhadap 2.400 responden yang tersebar di seluruh Indonesia. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka (face to face interview) terhadap responden yang minimal usianya 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.
Survei yang dilakukan menggunakan metode multistage random sampling. Toleransi kesalahan (margin of error) 2 sampel dan quality control 20% dari total sampel.
(poe)
Lihat Juga :