Soal Lonjakan Kasus Positif COVID-19, Epidemiolog: Ini Risiko yang Sudah Diprediksi
Selasa, 04 Agustus 2020 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya diketahui, pemerintah kembali melaporkan jumlah kasus positif COVID-19 di Tanah Air. Tercatat kasus positif virus Corona (COVID-19) hingga 3 Agustus 2020 bertambah 1.679 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 113.134 orang.
Data penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia kini dipublikasikan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di https://www.covid19.go.id dan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman https://www.kemkes.go.id/.
Dari penambahan sebanyak 1.679 kasus positif tersebut, Jawa Timur dan DKI Jakarta menyumbangkan kasus baru tertinggi. Di mana jawa Timur mengalami penambahan kasus baru sebanyak 478 kasus, sehingga total menjadi 22.982 kasus, dan masih menempati tertinggi kasus COVID-19 secara nasional.
Kemudian disusul DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang kasus terbanyak yakni sebanyak 472 kasus baru, sehingga total kasus positif di DKI Jakarta menjadi 22.616 kasus. (Baca juga: Putusan Banding Dinilai Tak Adil, Emirsyah Satar Ajukan Kasasi ke MA)
Selain itu provinsi lain yang mencatat penambahan kasus tertinggi lain di antaranya Sulawesi Selatan sebanyak 97 kasus baru. Jawa Tengah tercatat sebanyak 95 kasus, Sulawesi Utara sebanyak 57 kasus, dan Jawa Barat tercatat sebanyak 56 kasus.
Data penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia kini dipublikasikan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di https://www.covid19.go.id dan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman https://www.kemkes.go.id/.
Dari penambahan sebanyak 1.679 kasus positif tersebut, Jawa Timur dan DKI Jakarta menyumbangkan kasus baru tertinggi. Di mana jawa Timur mengalami penambahan kasus baru sebanyak 478 kasus, sehingga total menjadi 22.982 kasus, dan masih menempati tertinggi kasus COVID-19 secara nasional.
Kemudian disusul DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang kasus terbanyak yakni sebanyak 472 kasus baru, sehingga total kasus positif di DKI Jakarta menjadi 22.616 kasus. (Baca juga: Putusan Banding Dinilai Tak Adil, Emirsyah Satar Ajukan Kasasi ke MA)
Selain itu provinsi lain yang mencatat penambahan kasus tertinggi lain di antaranya Sulawesi Selatan sebanyak 97 kasus baru. Jawa Tengah tercatat sebanyak 95 kasus, Sulawesi Utara sebanyak 57 kasus, dan Jawa Barat tercatat sebanyak 56 kasus.
(kri)
Lihat Juga :