TNI Kawal Demokrasi Tegaskan Nilai Profesionalisme
Kamis, 05 Oktober 2023 - 07:45 WIB
loading...
Ngasiman Djoyonegoro Analis Intelijen, Pertahanan dan Keamanan, Rektor Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal Jakarta. Foto/Istimewa
A
A
A
Ngasiman Djoyonegoro
Analis Intelijen, Pertahanan dan Keamanan, Rektor Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal Jakarta
DI tengah tahapan Pemilu 2024, Tentara Nasional Indonesia (TNI) meluncurkan tema "TNI Patriot NKRI: Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju" pada HUT ke-78 TNI. Tema ini sangat erat dengan ketegasan prinsip dan sikap institusional militer NKRI ini, yaitu profesional dan tidak memihak dalam perhelatan demokrasi lima tahunan. TNI hanya memihak kepada kepentingan nasional dalam menjaga pertahanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Netralitas TNI adalah wujud profesionalisme militer di tengah berjalannya tahapan Pemilu 2024 . Militer sebuah negara harus didesain untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Bukan pada satu golongan politik tertentu. Meski tindakan TNI didasarkan pada keputusan dan kebijakan politik kenegaraan.
Pemilihan tema HUT ke-78 TNI ini tepat dan kontekstual. Pemilu 2024 dapat dikatakan sebagai prasyarat dan identitas sebuah negara demokrasi. Namun, yang perlu diperhatikan bahwa di dalam pemilu terjadi persaingan antar kontestan. Muncul sebuah ancaman terhadap pertahanan negara. Penyusupan dan penunggangan momentum pemilu untuk kepentingan kelompok tertentu sudah pernah terjadi di negeri ini.
Baca Juga: HUT ke-78, TNI Diminta Lebih Fokus pada Geopolitik Kawasan
Analis Intelijen, Pertahanan dan Keamanan, Rektor Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal Jakarta
DI tengah tahapan Pemilu 2024, Tentara Nasional Indonesia (TNI) meluncurkan tema "TNI Patriot NKRI: Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju" pada HUT ke-78 TNI. Tema ini sangat erat dengan ketegasan prinsip dan sikap institusional militer NKRI ini, yaitu profesional dan tidak memihak dalam perhelatan demokrasi lima tahunan. TNI hanya memihak kepada kepentingan nasional dalam menjaga pertahanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Netralitas TNI adalah wujud profesionalisme militer di tengah berjalannya tahapan Pemilu 2024 . Militer sebuah negara harus didesain untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Bukan pada satu golongan politik tertentu. Meski tindakan TNI didasarkan pada keputusan dan kebijakan politik kenegaraan.
Pemilihan tema HUT ke-78 TNI ini tepat dan kontekstual. Pemilu 2024 dapat dikatakan sebagai prasyarat dan identitas sebuah negara demokrasi. Namun, yang perlu diperhatikan bahwa di dalam pemilu terjadi persaingan antar kontestan. Muncul sebuah ancaman terhadap pertahanan negara. Penyusupan dan penunggangan momentum pemilu untuk kepentingan kelompok tertentu sudah pernah terjadi di negeri ini.
Baca Juga: HUT ke-78, TNI Diminta Lebih Fokus pada Geopolitik Kawasan
Lihat Juga :