KDM Mau Kirim Siswa Bandel ke Barak Militer, Kang Tebe Beri Catatan
Selasa, 29 April 2025 - 11:51 WIB
loading...
Rencana Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi atau dikenal KDM mengirim siswa bandel ke barak militer untuk pembinaan diapresiasi oleh Anggota Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Rencana Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi atau dikenal KDM mengirim siswa bandel ke barak militer untuk pembinaan diapresiasi oleh Anggota Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin . Pria yang akrab disapa Kang Tebe ini menilai ide KDM memiliki tujuan yang baik.
Tapi, Kang Tebe memberikan beberapa catatan yang perlu diperhatikan. “Tentu permintaan itu bertujuan baik dalam rangka mendisiplinkan anak-anak yang bermasalah. Dalam kondisi seperti itu, TNI boleh saja memberikan bantuan, asalkan tidak mengganggu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) TNI," kata Kang Tebe dalam keterangan tertulisnya dikutip Selasa (29/4/2025).
Ia menjelaskan, selain menjaga tupoksi, pelibatan TNI juga tidak boleh mengganggu jadwal latihan atau kegiatan utama militer lainnya. “Tidak boleh juga mengganggu latihan atau hal-hal lain di lingkungan TNI," ujarnya.
Baca juga: Profil Aura Cinta, Remaja Bekasi yang Viral usai Debat dengan Dedi Mulyadi
Terkait teknis pelatihan di barak, legislator PDIP itu meminta agar dikomunikasikan lebih lanjut dengan pejabat yang memahami atau pakar di bidang pendidikan. Ia menegaskan pentingnya tetap memperhatikan pendekatan pendidikan yang tepat, agar program pembinaan tetap sesuai dengan kaidah mendidik, bukan menakut-nakuti.
Tapi, Kang Tebe memberikan beberapa catatan yang perlu diperhatikan. “Tentu permintaan itu bertujuan baik dalam rangka mendisiplinkan anak-anak yang bermasalah. Dalam kondisi seperti itu, TNI boleh saja memberikan bantuan, asalkan tidak mengganggu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) TNI," kata Kang Tebe dalam keterangan tertulisnya dikutip Selasa (29/4/2025).
Ia menjelaskan, selain menjaga tupoksi, pelibatan TNI juga tidak boleh mengganggu jadwal latihan atau kegiatan utama militer lainnya. “Tidak boleh juga mengganggu latihan atau hal-hal lain di lingkungan TNI," ujarnya.
Baca juga: Profil Aura Cinta, Remaja Bekasi yang Viral usai Debat dengan Dedi Mulyadi
Terkait teknis pelatihan di barak, legislator PDIP itu meminta agar dikomunikasikan lebih lanjut dengan pejabat yang memahami atau pakar di bidang pendidikan. Ia menegaskan pentingnya tetap memperhatikan pendekatan pendidikan yang tepat, agar program pembinaan tetap sesuai dengan kaidah mendidik, bukan menakut-nakuti.
Lihat Juga :