Pentingnya Aksi Sosial untuk Mendukung Penyandang Disabilitas
Rabu, 27 September 2023 - 16:10 WIB
loading...
Gerakan Kesadaran Peperangan Rohani (GKPR) menyerahkan bantuan tunai dan sembako kepada Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Aksi sosial untuk mendukung para penyandang disabilitas dinilai penting dilakukan untuk menumbuhkan semangat moral mereka. Hal ini pun dilakukan oleh Gerakan Kesadaran Peperangan Rohani (GKPR) menyerahkan bantuan tunai dan sembako kepada Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala.
"Kegiatan ini sebagai bentuk aksi sosial yang dilakukan khusus bagi penyandang disabilitas dan sebagai bukti GKPR bahwa melayani bagi siapa pun tanpa mengenal suku, ras, dan Agama," kata ketua panitia Jeffry Gunawan dalam keterangannya, Rabu (27/9/2023).
Kata Jeffry, kegiatan sosial yang dilakukan pihaknya merupakan rangkaian peringatan Natal 2023 yang akan digelar pada 16 Desember 2023 di kawasan Pantai Indah Kapuk. Menurutnya kegiatan di Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala bukan untuk pertama kalinya.
"Kami sudah melakukan kegiatan seperti ini di bulan lalu dan akan diikuti pada bulan- bulan berikut hingga puncaknya pada perayaan batal bersama 16 Desember 2023," terang Jeffry
Direktur Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala, Dwi Hardjo mengatan, pihaknya merupakan lembaga yang melayani kebutuhan pendidikan penyandang tunaganda netra, sebuah kondisi di mana penyandangnya memiliki dua atau lebih keterbatasan, utamanya pada indra penglihatan.
"Kegiatan ini sebagai bentuk aksi sosial yang dilakukan khusus bagi penyandang disabilitas dan sebagai bukti GKPR bahwa melayani bagi siapa pun tanpa mengenal suku, ras, dan Agama," kata ketua panitia Jeffry Gunawan dalam keterangannya, Rabu (27/9/2023).
Kata Jeffry, kegiatan sosial yang dilakukan pihaknya merupakan rangkaian peringatan Natal 2023 yang akan digelar pada 16 Desember 2023 di kawasan Pantai Indah Kapuk. Menurutnya kegiatan di Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala bukan untuk pertama kalinya.
"Kami sudah melakukan kegiatan seperti ini di bulan lalu dan akan diikuti pada bulan- bulan berikut hingga puncaknya pada perayaan batal bersama 16 Desember 2023," terang Jeffry
Direktur Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala, Dwi Hardjo mengatan, pihaknya merupakan lembaga yang melayani kebutuhan pendidikan penyandang tunaganda netra, sebuah kondisi di mana penyandangnya memiliki dua atau lebih keterbatasan, utamanya pada indra penglihatan.
Lihat Juga :