Tanggapan Sandiaga terkait Tayangan Azan Maghrib dengan Ganjar sebagai Modelnya
Senin, 11 September 2023 - 17:42 WIB
loading...
Ketua Bappilu PPP, Sandiaga Uno menanggapi soal tayangan azan Maghrib di televisi, yang menampilkan sosok Ganjar Pranowo sebagai model di dalamnya. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi soal tayangan azan Maghrib di televisi, yang menampilkan sosok Ganjar Pranowo sebagai model di dalamnya. Sandiaga mengatakan, semua tindakan yang dilakukan oleh setiap orang, akan kembali pada niatnya.
Bagi Sandiaga, dengan ditampilkannya sosok capres dari koalisi PDIP, PPP, Partai Perindo, dan Hanura tersebut, maka diperlukannya sikap berprasangka baik atau dalam istilah Islam disebut husnuzan.
Untuk itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan, sikap kembali pada niat ini dipraktikkan dalam Islam dengan istilah Innamal 'amalu bin niyat.
"Menurut saya, tentunya kembali kepada niat, Innamal 'amalu bin niyat, semua kembali kepada niat. Kalau niat itu untuk yang baik, mari kita berhusnuzan," kata Sandiaga saat jumpa pers selepas Rapat Bappilu PPP di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (10/9/2023).
Baca juga: Tampil di Tayangan Azan Maghrib, PDIP: Ganjar Tampilkan Spiritualitas Bukan Politik Identitas
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu mengatakan, apa yang dilakukan Ganjar masih dalam satu napas perjuangan PPP, yakni politik beramar ma'ruf nahi Munkar (mengajak orang berbuat baik dan melarang orang berbuat jahat).
"Jadi silakan memberikan tanggapan dan selama kita memiliki niat yang tulus, niat yang baik untuk kita beramar ma'ruf nahi Munkar seperti yang diperjuangkan oleh PPP ini, insya Allah kita akan mendapatkan keberkahan," ucapnya.
Bagi Sandiaga, dengan ditampilkannya sosok capres dari koalisi PDIP, PPP, Partai Perindo, dan Hanura tersebut, maka diperlukannya sikap berprasangka baik atau dalam istilah Islam disebut husnuzan.
Untuk itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan, sikap kembali pada niat ini dipraktikkan dalam Islam dengan istilah Innamal 'amalu bin niyat.
"Menurut saya, tentunya kembali kepada niat, Innamal 'amalu bin niyat, semua kembali kepada niat. Kalau niat itu untuk yang baik, mari kita berhusnuzan," kata Sandiaga saat jumpa pers selepas Rapat Bappilu PPP di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (10/9/2023).
Baca juga: Tampil di Tayangan Azan Maghrib, PDIP: Ganjar Tampilkan Spiritualitas Bukan Politik Identitas
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu mengatakan, apa yang dilakukan Ganjar masih dalam satu napas perjuangan PPP, yakni politik beramar ma'ruf nahi Munkar (mengajak orang berbuat baik dan melarang orang berbuat jahat).
"Jadi silakan memberikan tanggapan dan selama kita memiliki niat yang tulus, niat yang baik untuk kita beramar ma'ruf nahi Munkar seperti yang diperjuangkan oleh PPP ini, insya Allah kita akan mendapatkan keberkahan," ucapnya.
Lihat Juga :