Komnas HAM: Pemerintah Semakin Baik dalam Penanganan dan Keterbukaan Data COVID-19

Rabu, 29 April 2020 - 20:10 WIB
loading...
Komnas HAM: Pemerintah...
Kepala Badan Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM, Mimin Dwi Hartono mengatakan pemerintah secara bertahap meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan kesehatan publik dan fasilitas pelayanan kesehatan. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pola penanganan penyebaran Sars Cov-II dan orang positif COVID-19 dinilai semakin baik. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong menyajikan informasi yang komprehensif untuk menghindari beredarnya hoaks.

Kepala Badan Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM, Mimin Dwi Hartono mengatakan pemerintah secara bertahap meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan kesehatan publik dan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Barang dan jasa kesehatan juga bertahap tersedia, di antaranya, alat rapid tes dan PCR. Selain itu, alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis terus meningkat. Ini ada kontribusi dan sumbangan dari masyarakat dan lembaga-lembaga sosial,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (29/04/2020).

Pemerintah berusaha memberikan prioritas pemeriksaan kepada orang-orang yang rentan tertular COVID-19, seperti tenaga medis dan yang pernah kontak dengan orang positif COVID-19. Namun, rasio orang yang memperoleh rapid tes dan PCR masih rendah. Padahal, Presiden Joko Widodo menargetkan 10.000 PCR per hari.

Pelayanan atas orang yang diduga tertular Covid-19 di rumah sakit (RS) pemerintah dan swasta harus dipastikan nondiskriminatif. Pemerintah menanggung semua biaya pasien COVID-19, termasuk di RS swasta.

Komnas HAM mengapresiasi langkah pemerintah yang semakin terbuka akan data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Keterbukaan informasi ini penting sebagai dasar bagi pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi COVID-19 secara lebih efektif.

“Namun, informasi harus lebih terpadu dan akurat, agar tidak muncul kesimpangsiuran data yang bisa memicu gelombang hoaks atau berita bohong,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Yusril: Fungsi Pengawasan...
Yusril: Fungsi Pengawasan dan Penegakan Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
Roy Suryo dan dr Tifa...
Roy Suryo dan dr Tifa Layangkan Surat ke Komnas HAM Senin, Ini Isinya
Komnas HAM: Penyerang...
Komnas HAM: Penyerang Andrie Yunus Pakai Identitas Anak-anak hingga Lansia untuk Samarkan Jejak
Komnas HAM Ungkap 5...
Komnas HAM Ungkap 5 Pelanggaran HAM Aparat Negara di Kasus Andrie Yunus
Komnas HAM: Serangan...
Komnas HAM: Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Terkoordinasi
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved