Cegah Klaster Perkantoran, DPR Ingatkan Pemda dan Pemilik Usaha Disiplinkan Protokol Kesehatan

Kamis, 30 Juli 2020 - 14:26 WIB
loading...
Cegah Klaster Perkantoran,...
Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Lawan COVID-19 DPR, Sufmi Dasco Ahmad melihat bahwa memang perkantoran menjadi tempat yang rawan menjadi klaster persebaran COVID-19. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Lawan COVID-19 DPR melihat bahwa memang perkantoran menjadi tempat yang rawan menjadi klaster persebaran COVID-19. Karena itu, pihaknya mengingatkan kepada pemerintah daerah (pemda), pemilik usaha maupun manajemen gedung untuk mendisiplinkan protokol kesehatan di kantor maupun gedung.

“Iya kalau kita lihat klaster COVID-19 yang paling kan itu kan banyak di perkantoran-perkantoran, oleh karena itu kita akan tetap mengimbau dan juga meminta pemerintah daerah di perkantoran-perkantoran untuk mengecek kembali protokol yang dilakukan di klaster perkantoran-perkantoran,” ujar Koordinator Satgas Lawan COVID-19 DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2020). (Baca juga: Menag: Salat Idul Adha Boleh Dilaksanakan untuk Daerah Aman COVID-19)

Dasco mencontohkan, hal yang perlu diperhatikan adalah tombol lift karena disentuh banyak orang dan di kamar kecil. Begitu juga dengan lalu-lalang dari para pekerja yang tidak menjaga jarak itu juga bisa menyebabkan penularan serta kedisiplinan menggunakan masker.

“Oleh karena itu kami minta kepada pemerintah-pemerintah daerah dan pemilik usaha itu untuk dan juga manajemen gedung untuk menetapkan menerapkan protokol COVID-19 yang ketat,” imbau Dasco.

Soal kemungkinan kembali menerapkan WFH, Wakil Ketua DPR ini melihat, sejauh ini tidak semua pegawai di kantor itu berkantor karena waktu kerjanya bergantian atau sistem shifting. Jadi sebaiknya, kantor tetap berjalan seperti biasa hanya saja dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin karena, kalau WFO (work from office) dievaluasi, yang terdampak adalah dunia usaha dan para pekerja itu sendiri. (Baca juga: Lindungi Masyarakat Terdampak Corona, Pemerintah Diminta Perbaiki Data Bansos)

“Dan kalau tambah banyak tentunya kita anggap kurang berhasil hingga takutnya kan nanti ditinjau kembali soal pembukaan perkantoran dan ini akan merugikan semua pihak, baik pemilik usaha maupun para pegawai yang ada,” pungkas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Sentuhan Kenyamanan...
Sentuhan Kenyamanan di Mina, Layanan Haji Reguler yang Makin Manusiawi
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Komisi III DPR Nilai...
Komisi III DPR Nilai Kasus Amsal Sitepu Janggal, Proses Hukum Tak Objektif
Rekomendasi
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Berita Terkini
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved