BKSAP DPR Ungkap 2 Hal Penting yang Dibahas Komite Organisasi Sidang AIPA 44
Rabu, 09 Agustus 2023 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
“Bagaimana mitra-mitra atau negara lain yang ingin engage dengan Indonesia agar bisa masuk segera. Karena kita memang tidak menunggu mereka mengirim surat untuk menjadi observer, tapi kita yang menghadirkan negara-negara yang dapat memberikan kontribusi keamanan, perdamaian, kesejahteraan dan peningkatan segala bidang di kawasan ASEAN,” sambungnya.
Saat ini, kata Putu, AIPA ASEAN memiliki 20 observer tapi dari 20 observer negara parlemen-parlemen ini yang hadir Sidang Umum ke-44 AIPA hanya 14 negara di Indonesia, dan 6 negara yang absen saat ini.
“Kami di Komite Organisasi, saya memimpin sidangnya menjadi chair. Itu kami menyetujui penambahan tiga observer lagi, yaitu tiga parlemen negara yakni Kuba, Turki, Armenia. Dari 20 negara observer, sekarang sudah menjadi 23 negara. Kita harapkan kehadiran mereka atau kontribusi mereka dengan tujuan untuk mengawal keamanan dan perdamaian di kawasan ASEAN,” ungkapnya.
Selain itu, kata Putu, anggota AIPA di Komite Organisasi ini juga mengusulkan dan menyetujui adanya perubahan lirik lagu AIPA. Saat ini, memang lirik lagunya sudah cukup lama dibuatnya sehingga perlu pembaharuan mengingat akan bertambahnya negara ASEAN dan anggota AIPA nanti.
“Semua setuju tapi kami sedang godok. Ada tim adhoc yang sedang membuat lirik lagunya, yang saat ini memang cukup lama ya lagu itu, karena akan ada penambahan anggota ASEAN. Mungkin Timor Leste akan masuk sehingga harus dirubah liriknya,” jelas Putu.
Oleh karena itu, Putu berharap perempuan dan anak muda serta seluruh anggota AIPA untuk terlibat pembuatan lagu AIPA. Dengan harapan, semangat AIPA sekarang dan ke depan menjadi kekuatan yang besar, tentunya penarik daya tarik dari seluruh kekuatan yang ada di luar itu betul-betul yang tadinya tidak dilirik, tapi sekarang menjadi daya tarik yang tinggi.
Saat ini, kata Putu, AIPA ASEAN memiliki 20 observer tapi dari 20 observer negara parlemen-parlemen ini yang hadir Sidang Umum ke-44 AIPA hanya 14 negara di Indonesia, dan 6 negara yang absen saat ini.
“Kami di Komite Organisasi, saya memimpin sidangnya menjadi chair. Itu kami menyetujui penambahan tiga observer lagi, yaitu tiga parlemen negara yakni Kuba, Turki, Armenia. Dari 20 negara observer, sekarang sudah menjadi 23 negara. Kita harapkan kehadiran mereka atau kontribusi mereka dengan tujuan untuk mengawal keamanan dan perdamaian di kawasan ASEAN,” ungkapnya.
Selain itu, kata Putu, anggota AIPA di Komite Organisasi ini juga mengusulkan dan menyetujui adanya perubahan lirik lagu AIPA. Saat ini, memang lirik lagunya sudah cukup lama dibuatnya sehingga perlu pembaharuan mengingat akan bertambahnya negara ASEAN dan anggota AIPA nanti.
“Semua setuju tapi kami sedang godok. Ada tim adhoc yang sedang membuat lirik lagunya, yang saat ini memang cukup lama ya lagu itu, karena akan ada penambahan anggota ASEAN. Mungkin Timor Leste akan masuk sehingga harus dirubah liriknya,” jelas Putu.
Oleh karena itu, Putu berharap perempuan dan anak muda serta seluruh anggota AIPA untuk terlibat pembuatan lagu AIPA. Dengan harapan, semangat AIPA sekarang dan ke depan menjadi kekuatan yang besar, tentunya penarik daya tarik dari seluruh kekuatan yang ada di luar itu betul-betul yang tadinya tidak dilirik, tapi sekarang menjadi daya tarik yang tinggi.
Lihat Juga :