Mengapa Ada Kemiskinan?

Senin, 31 Juli 2023 - 07:42 WIB
loading...
A A A
Kebijakan ekonomi campuran tersebut mencoba memanfaatkan manfaat dari kedua pendekatan untuk mencapai keseimbangan yang optimal dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Spiritualitas dalam Pengentasan Kemiskinan
Kemiskinan adalah persoalan kemanusiaan. Berdasarkan dimensiini, adanya kemiskinan membawa konsekuensi tanggung jawab moral bagi setiap orang untuk memperhatikan kehidupanorang lain yang hidup dalam kemiskinan. Sebagai negara dengan mayoritas penduduknya muslim, seyogyanya Islam melarang umatnya menumpuk uang atau kekayaan.

Ini karena Islam tidak membenarkan penganutnya memperkaya dan mementingkan diri sendiri demi keuntungan pribadi, memperbudak, dan memeras golongan miskin. Islam mendorong pemerataan pendapatan dan kemakmuran ekonomi dalam masyarakat.

Oleh sebab itu, di antara solusi Islam dalam upaya pemerataan pendapatan dan kemakmuran ekonomi masyarakat tersebut ialah melalui pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat, infak, dan sedekah. Pada sejarah kejayaan Islam, zakat telah terbukti berperan besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

Zakat tidak hanya sekadar menjadi kewajiban. Lebih daripada itu, zakat menjadi salah satu bentuk sharing mechanism, distribusi kekayaan, dan keadilan sosial yang tepat dan efektif kepada mereka yang berhak.

Zakat dapat mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial secara konkret melalui distribusi aset dari orang yang berkewajiban (muzakki) kepada penerima (mustahik). Zakat juga dapat menjadi instrumen pengentasan kemiskinan dengan memanfaatkannya untuk pengembangan kegiatan ekonomi produktif kelompok miskin dan rentan.

Dari kalangan tabi’in, salah seorang yang pernah sukses menerapkan zakat sebagai sarana dalam menyejahterakan masyarakat adalah Umar bin Abdul Aziz yang merupakan khalifah Bani Umayyah kedelapan (99-102 H). Dalam waktu singkat, kurang lebih dua tahun lima bulan, Beliau berhasil dalam menyejahterakan masyarakat melalui zakat.

Selain itu, sebagai salah satu pilar kesejahteraan umat, wakaf pun juga mempunyai peran dan fungsi yang signifikan sebagai instrumen pengembangan ekonomi masyarakat dan sangat berperan dalam upaya menurunkan kemiskinan dan ketimpangan. Secara umum, kehadiran wakaf dapat pula dirasakan manfaatnya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di bidang ekonomi, terutama sekali jika wakaf dikelola dengan manajemen yang rapi, teratur, dan profesional.

Bahkan, di berbagai negara-negara Islam seperti Mesir dan Arab Saudi, pranata wakaf telah didayagunakan dan memegang peranan yang sangat besar dalam menunjang dan mengembangkan berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Pada perkembangannya, realisasi zakat maupun wakaf di Indonesia masih belum optimal. Potensi sektor perwakafan di Indonesia, terutama wakaf uang, ditaksir dapat menembus angka Rp180 triliun per tahun.

Badan Wakaf Indonesia (BWI) mencatat perolehan wakaf uang per Maret 2022 mencapai Rp1,4 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan perolehan wakaf uang yang terkumpul sepanjang 2018-2021 sebesar Rp855 miliar.

Meski demikian, perolehan wakaf uang tersebut hanya sekitar setengah persen dari total potensi yang ada. Begitupula pada zakat di Indonesia. Meskipun potensi dana zakat di Indonesia besar, realisasi dana yang telah dihimpun masih belum optimal.

Berdasarkan data Baznas 2021, dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berhasil dihimpun hingga triwulan tiga, Tahun 2022 pada laporan pengelolaan zakat nasional pengumpulan ZIS oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) hanya mencapai Rp21 Triliun dari potensi zakat di Indonesia sekitar Rp217 triliun.

Peran zakat, infak, sedekah, hingga wakaf dapat berkontribusi besar sebagai upaya mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, pemanfaatan zakat, infak, sedekah, dan wakaf untuk mendorong kegiatan produktif masyarakat perlu terus didorong agar pembangunan ekonomi yang inklusif dapat terwujud sehingga tingkat kemiskinan serta ketimpangan dapat ditekan. Semoga.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Lazisnu-Baznas Siap...
Lazisnu-Baznas Siap Berdayakan 200 UMKM di 4 Daerah Rentan Kemiskinan
Rekomendasi
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Momen Langka, Raja Charles...
Momen Langka, Raja Charles Reuni dengan Keluarga Pangeran Harry
Berita Terkini
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah Mundur,...
Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus
Polisi Berpeluang Periksa...
Polisi Berpeluang Periksa Febrie Adriansyah terkait Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Pimpinan KPK Sempat...
Pimpinan KPK Sempat Diundang ke Polda Metro Soal Penanganan 3 Kasus Korupsi, Bahas Ambil Alih Perkara
Gus Yahya: Delegasi...
Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved