Tren Pengembangan Kompetensi SDM

Minggu, 02 Juli 2023 - 05:00 WIB
loading...
Tren Pengembangan Kompetensi...
Muhtadin AR. FOTO/DOKUMEN PRIBADI
A A A
Muhtadin AR
Kabag TU Pusdiklat Teknis Kemenag RI

BEBERAPA waktu lalu, saya diundang Inovasi, kemitraan Indonesia-Australia untuk pengembangan kemajuan pendidikan di Indonesia melalui lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk berbicara di hadapan 200-an orang yang terdiri kepala, guru, dan pengawas madrasah yang berasal dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara.

Atas permintaan panitia, saya diminta menyampaikan dua hal, pertama tentang peluang praktik baik yang dilakukan madrasah mitra Inovasi untuk menjadi materi pelatihan, dan yang kedua tentang platform Pintar yang dikembangkan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan untuk mengembangkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi tanggung jawab Kementerian Agama.

Pada materi pertama saya sampaikan, praktik baik adalah hal yang mahal karena sudah teruji oleh beragam situasi dan kondisi. Suatu aktivitas disepakati menjadi baik karena telah berhasil melewati ragam perdebatan, pertentangan, dan ketidaksetujuan. Karenanya, praktik baik harus diperlakukan dengan baik karena akan mudah menjadi inspirasi bagi yang lain. Orang bisa meniru melakukan praktik baik tanpa perlu memberikan tafsir. Dia cukup meniru tujuannya, semangatnya, tahapannya, cara-caranya, dan hasil yang ingin diraihnya.

Lalu apakah praktik baik yang dilakukan di madrasah-madrasah mitra Inovasi bisa masuk dalam pelatihan? Itu soal mudah, karena untuk memasukkan hal baik dalam mesin pelatihan hanya menyetandarkan kemasan. Substansinya adalah praktik baik harus diinformasikan, dikampanyekan, dan disebarluaskan kepada masyarakat. Masyarakat harus mendapatkan contoh baik dari praktik-praktik baik agar dunia dan isinya dipenuhi dengan kebaikan.

Kemudian untuk materi kedua tentang platform Pintar, saya ceritakan Pintar hadir untuk menjawab banyak hal. Pertama, Pintar hadir karena perkembangan teknologi menuntut kita untuk bisa beradaptasi dan memanfaatkannya. Kehadiran teknologi tidak bisa dibendung, apalagi dilawan. Satu-satunya jalan adalah kita harus bersahabat dengan teknologi. Menjauhi teknologi, apalagi melawan teknologi seperti melawan sunnatullah, tidak mungkin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Rekomendasi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Infografis
Jalan Terjal Para Gen...
Jalan Terjal Para Gen Z Terjebak Tren Doom Spending
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved