Penggunaan Gawai, Tantangan Baru Pendidikan Indonesia?

Jum'at, 25 April 2025 - 14:19 WIB
loading...
Penggunaan Gawai, Tantangan...
Indra Budi Setiawan - Penelaah Teknis Kebijakan Penguatan Karakter, Kemendikdasmen. Foto/Dok Pribadi
A A A
Indra Budi Setiawan
Penelaah Teknis Kebijakan Penguatan Karakter, Kemendikdasmen

Di tengah gencarnya transformasi digital, gawai sudah menjadi barang yang lumrah digunakan oleh semua lapisan usia. Sering muncul klaim bahwa teknologi adalah masa depan pendidikan. Namun, ada satu kenyataan yang perlu dihadapi dengan jujur bahwa gawai dapat menjadi bumerang. Ini jika gawai tidak digunakan dengan bijak, terutama oleh anak-anak usia sekolah.

Menurut survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia, hari ini lebih dari 71,3% anak usia sekolah memiliki gadget dan memainkannya dalam porsi yang cukup lama dalam sehari Pertanyaannya adalah, digunakan untuk apa? Jawabannya mengejutkan. Sebagian besar waktu digunakan bukan untuk belajar, melainkan untuk hiburan seperti akses media sosial, video pendek, dan game online.

Sementara itu, data Asesmen Nasional 2022 menunjukkan bahwa mayoritas siswa Indonesia belum mencapai kompetensi dasar dalam membaca dan matematika. Hasil PISA tahun 2022 juga menempatkan Indonesia di posisi ke-69 dari 81 negara. Hal ini merupakan sebuah paradoks. akses terhadap teknologi meningkat, tetapi kualitas pembelajaran justru stagnan.

Krisis Gawai
Gawai telah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak. Kita tak bisa melarangnya secara mutlak. Namun, tanpa panduan dan batasan yang jelas, perangkat pintar ini bisa berubah menjadi pengalih perhatian utama yang akan menggerogoti daya fokus, prestasi, bahkan kesejahteraan mental anak.

Sejumlah riset menyebutkan bahwa paparan layar berlebihan berdampak langsung pada konsentrasi, keterampilan sosial, dan performa akademik. American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan anak usia sekolah tidak menggunakan gawai untuk hiburan lebih dari dua jam per hari. Sayangnya, di Indonesia, rata-rata pelajar justru menghabiskan lebih dari 5 jam per hari di depan layar dan itu di luar waktu belajar daring.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ekonomi Digital dan...
Ekonomi Digital dan Pendidikan: Peluang Besar atau Ancaman Baru?
Pendidikan di Antara...
Pendidikan di Antara Keinginan Pasar dan Janji Kesejahteraan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Isu Hankam hingga Pendidikan Dibahas
Hardiknas 2026, SPK...
Hardiknas 2026, SPK Ungkap Upah Dosen Rendah hingga Minim Perlindungan
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
Rekomendasi
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved