Kehadiran BUMA Diharapkan Memperkuat Posisi GP Ansor
Kamis, 01 Mei 2025 - 17:15 WIB
loading...
Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) telah diluncurkan. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) telah diluncurkan. Kehadiran BUMA diharapkan dapat memperkuat posisi Gerakan Pemuda Ansor ( GP Ansor ) sebagai kekuatan ekonomi umat.
Ketua BUMA Tommy Darmadi berkomitmen untuk menjadikan BUMA sebagai roda penggerak bisnis sesuai dengan Visi Asta Cita Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor).
Acara peluncuran berlangsung di Gedung BUMA, Jalan Percetakan Negara Nomor 158, Jakarta, dan dihadiri oleh Menteri Investasi dan Kebijakan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, serta Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharudin.
Baca juga: Penghargaan Spesial dari GP Ansor untuk Paus Fransiskus
Tommy menjelaskan BUMA akan mengoptimalkan jaringan GP Ansor yang terdiri dari lebih dari 8 juta kader yang tersebar di 34 provinsi, 469 kabupaten/kota, 4.886 kecamatan, 22.452 desa, serta 8 cabang luar negeri. "Dengan modal besar ini, BUMA siap menjadi big market yang menggerakkan berbagai sektor bisnis strategis seperti rantai pasok terintergasi, pangan, energi terbarukan, dan lainnya,” ujarnya, Kamis (1/5/2025).
Ketua BUMA Tommy Darmadi berkomitmen untuk menjadikan BUMA sebagai roda penggerak bisnis sesuai dengan Visi Asta Cita Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor).
Acara peluncuran berlangsung di Gedung BUMA, Jalan Percetakan Negara Nomor 158, Jakarta, dan dihadiri oleh Menteri Investasi dan Kebijakan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, serta Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharudin.
Baca juga: Penghargaan Spesial dari GP Ansor untuk Paus Fransiskus
Tommy menjelaskan BUMA akan mengoptimalkan jaringan GP Ansor yang terdiri dari lebih dari 8 juta kader yang tersebar di 34 provinsi, 469 kabupaten/kota, 4.886 kecamatan, 22.452 desa, serta 8 cabang luar negeri. "Dengan modal besar ini, BUMA siap menjadi big market yang menggerakkan berbagai sektor bisnis strategis seperti rantai pasok terintergasi, pangan, energi terbarukan, dan lainnya,” ujarnya, Kamis (1/5/2025).
Lihat Juga :