Ngobrol Soal Jatah Kursi BUMN, Diaz Hendropriyono Ditawari Jadi Komisaris

Minggu, 26 Juli 2020 - 00:35 WIB
loading...
Ngobrol Soal Jatah Kursi...
Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono baru-baru ini mengajak Komisaris Utama Garuda Indonesia Triawan Munaf berbincang dalam Masbos Podcast di kanal Youtube miliknya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono baru-baru ini mengajak Triawan Munaf berbincang dalam "Masbos Podcast" di kanal Youtube miliknya, Sabtu (25/7/2020). Masbos sapaan akrab Diaz, dan Komisaris Utama Garuda Indonesia tersebut terlihat berbincang santai, sesekali keduanya berkelakar. Puncaknya adalah ketika membahas mengenai bagi-bagi kursi BUMN.

Dalam podcastnya, pria yang juga Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) itu memberikan pertanyaan pancingan kepada Triawan. "Mas Triawan ini kan setelah pilpres ada isu, biasalah isu yang dilontarkan ini untuk bagi-bagi jatah untuk relawan, pendukung capres tertentu untuk duduk di kursi komisaris sebagai jatah. Emangnya ada gak yang minta sama Mas Triawan untuk minta bantuan untuk jadi komisaris dari pendukung capres?"

Triawan Munaf kemudian menyahut pertanyaan yang dilontarkan Diaz. "Mas Diaz emang mau minta?" Pertanyaan balik tersebut ditanggapi Diaz sambil tertawa. "Waduh, emang bisa, yah?" (Baca juga: Diaz Hendropriyono Ajak Semua Pihak Hindari Sikap Individualisme)

Candaan tersebut segera diluruskan oleh Triawan. "Seperti manajemen sebuah perusahaan, sebuah pemerintahan yang terpilih, akan mempercayakan timsesnya yang sudah kenal. Sudah mengetahui cara kerjanya, pengalaman dan kejujuran," ucapnya. (Baca juga: Bagi-Bagi Kursi di Istana Presiden)

Ketika ditanya Diaz mengenai efisiensi keuangan dan pelayanan PT Garuda Indonesia di tengah kenormalan baru akibat Covid-19, Triawan menyatakan ada pemangkasan gaji komisaris. "50% dipotong, mungkin kalau keadaan tidak bertambah baik akan dipotong lagi. Ini dilakukan dengan sukarela untuk bangsa. Bahkan kami di masa pandemi bekerja ke kantor," katanya.

Mendengar pernyataan tersebut, Diaz berdecak kagum dan mengingatkan pendengar podcastnya bahwa tugas komisaris itu tidaklah semudah yang dibayangkan. Untuk itu, menurutnya tidak perlu berharap banyak dapat kursi jabatan di BUMN jika tidak mau bekerja dengan maksimal seperti yang dilakukan oleh Triawan.

Ucapan tersebut diiyakan Diaz sambil menutup podcastnya, "Yang paling penting kita tahu bahwa jadi komisaris itu ternyata bukan hanya makan gaji buta, jadi udahlah enggak usah dikejar-kejar," ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Berita Terkini
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved